Cegah Salah Pergaulan, Kapolsek Simokerto Beri Penyuluhan Anti Kenakalan Remaja dan Judi Online ke Sekolahan

Berita Investigasi

Beritainvestigasinews.id, Surabaya, - Kapolsek Simokerto, Polrestabes Surabaya, Kompol Muhammad Irfan memberikan Penyuluhan Anti Kenalan Remaja dan Judi Online terhadap Siswa Siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 1 Surabaya yang berada di Jalan Kapasan Surabaya Jumat (16/8/2024).

Hal itu dilakukan sebagai upaya antisipasi ke remaja agar lebih berhati-hati dalam memilih pergaulan dan supaya tidak melanggar hukum, seperti membawa senjata tajam (sajam) dan judi online.

Baca juga: Kapolsek Jatikalen Ajak Pelajar SMPN 1 Jatikalen Jadi Generasi Cerdas Tanpa Narkoba

“Kami memberikan penyuluhan anti kenakalan remaja dan judi online kepada para siswa SMK Muhammadiyah 1 Surabaya, dengan tujuan supaya anak-anak bisa memahami perbuatan mana yang baik dan buruk,” kata Kapolsek Simokerto Moh Irfan.

Selain itu, Kapolsek Simokerto juga memberikan pemahaman tentang Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No 12 Tahun 1951 ancaman hukumannya 10 tahun dan judi online berserta ancaman hukumannya.“Pasal judi online, Pasal 27 ayat 2 no 1 tahun 2024 UU ITE ancaman hukuman 6 tahun penjara,” terangnya.

Dalam kegiatan Jumat Curhat ini, Kapolsek Simokerto juga memberikan kesempatan ke Siswa-Siswi untuk memberikan masukan dan pengaduan secara langsung, Saat sesi tanya jawab, Moch mustakim salah satu siswa SMK memberikan pertanyaan kepada Kapolsek Simokerto. “Bagaimana upaya negara meretas situs judi online, karena saya banyak melihat dari Instagram banyak promosi situs judi online?,” tanya Mustakim.

Baca juga: Cegah Curanmor, Kapolsek Simokerto Gencarkan Operasi dan Bagikan 100 Kunci Ganda Gratis

“Diblokir ya terkait informasi aplikasi yang ada,” jawab Moh Irfan,

Babinkamtibmas Kel Kapasan Polsek Simokerto Surabaya, Aipda Sandra juga menambahkan arti dalam solidaritas pertemanan. “Kalau membawa celurit dan pedang itu undang undang darurat, ditangkap dan masuk penjara kira-kira teman-temanmu yang katanya solidaritas mau datang gak?,” kata Sandra.Para siswa-siswi pun menjawab. “Gak,” teriak semua siswa.

Kegiatan penyuluhan tersebut akan terus di lakukan Polsek Simokerto Surabaya, dengan mendatangi masing-masing sekolah tingkat SMP dan SMA di wilayah hukumnya. Tidak lain bertujuan supaya remaja kita tidak salah dalam pergaulan di luar sana.

Baca juga: BSG Ajak Masyarakat Bijak Kelola Keuangan: Tolak Judi Online, Fokus Pada Masa Depan

Samsul A.

Editor : Redaktur

Investigasi
Berita Populer
Berita Terbaru