Beritainvestigasinews.id. Sulut,-Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) membantah keras tudingan miring yang menyebut iring-iringan pengawalan (Patwal) Gubernur melaju dengan kecepatan tinggi dan mengganggu pengguna jalan. Klarifikasi ini disampaikan sebagai tanggapan terhadap unggahan akun media sosial Palakat News yang menyoroti perjalanan rombongan Gubernur Sulut menuju kegiatan Hapsa Pria/Kaum Bapa (PK/B) GMIM di Tombatu, Kabupaten Minahasa Tenggara.
Kepala Dinas Kominfo Sulut, Evans Steven Liow, pada Sabtu (7/6/2025), menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Ia menyatakan bahwa perjalanan rombongan Gubernur berlangsung dalam kondisi normal dan tertib sesuai aturan lalu lintas.
“Tidak benar Patwal Gubernur melakukan tindakan berlebihan dalam kecepatan tinggi, apalagi mengganggu pengguna jalan. Rombongan tertib dalam perjalanan menuju lokasi Hapsa,” ujar Liow.
Menurutnya, pengawalan dilakukan sesuai prosedur dan tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh petugas di lapangan. Ia menambahkan, informasi yang disebarkan oleh akun Palakat News berpotensi menyesatkan publik dan mencemarkan nama baik pemerintah daerah.
Liow secara tegas memperingatkan akun media sosial Palakat News serta menyebut nama Yudita Rumondor untuk bertanggung jawab atas konten yang disebarluaskan. Ia meminta agar penyajian informasi di media sosial dilakukan secara faktual dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi sepihak yang belum tentu benar dan dapat merusak reputasi seseorang maupun institusi,” tambahnya.
Sebagai langkah preventif, Diskominfo Sulut juga menyatakan akan menertibkan akun-akun media sosial yang kerap menyebarkan informasi tanpa dasar. Bila perlu, pihaknya tidak akan segan mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti menyebarkan berita bohong dan bersifat tendensius.
“Ke depan kami akan melakukan langkah hukum bagi yang bersangkutan. Semoga tidak ada lagi yang menyampaikan atau menyajikan berita bohong,” pungkas Liow.
Baca juga: 65 Tahun Bank SulutGo, Dari Torang Pe Bank Menjadi Pilar Penggerak Ekonomi Sulut dan Gorontalo
Editor : Kaperwil Sulut Romeo