RS Advent Manado Disorot: Pelayanan Amburadul, Pasien Rawat Jalan Mengaku Dipersulit dan Dirugikan

Reporter : Kaperwil Sulut Romeo

BeritaInvestigasiNews.id. Manado,- Pelayanan di Rumah Sakit Advent Manado kembali menuai sorotan tajam. Rumah sakit yang seharusnya menjadi tempat pemulihan justru dikeluhkan karena dinilai menyulitkan dan merugikan pasien rawat jalan, Kamis (9/04/2026).

Dugaan penelantaran pasien kembali mencuat dan viral di tengah masyarakat. Sejumlah pasien mengaku tidak mendapatkan informasi yang jelas terkait jadwal pelayanan setelah keluar dari perawatan. Akibatnya, pasien yang datang sejak pagi hari terpaksa pulang tanpa mendapatkan layanan medis.

Baca juga: Paskah 2026 RSUP Kandou: Momentum Kebangkitan Semangat Pelayanan dan Kebersamaan

Permasalahan utama terletak pada minimnya komunikasi dari pihak rumah sakit. Pasien tidak diberi informasi mengenai jam praktik dokter, sehingga banyak yang datang lebih awal tanpa mengetahui bahwa dokter yang dituju baru akan melayani pada siang hari.

“Waktu keluar rumah sakit, dorang nda infokan jam pelayanan dan jadwal dokter. Torang datang pagi, ternyata dokter ada nanti siang. Torang datang dari jauh, musti bolak-balik, ini bekeng susah pasien,” ungkap salah satu pasien dengan nada kecewa.

Baca juga: Gerak Cepat Dirut RSUP Kandou: Starry Rampengan Tancap Gas Benahi Layanan, Tekankan Budaya Kepemilikan di Internal

Ironisnya, kejadian ini disebut bukan pertama kali terjadi. Sejumlah pasien lain mengaku mengalami hal serupa, yang menandakan adanya persoalan sistemik dalam manajemen pelayanan rawat jalan di rumah sakit tersebut.

Kondisi ini menjadi tamparan keras bagi pihak rumah sakit. Sebagai institusi kesehatan, pelayanan yang cepat, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan pasien seharusnya menjadi prioritas utama, bukan justru menambah beban bagi mereka yang sedang dalam kondisi rentan.

Baca juga: “Pengabdian Tanpa Libur: Dirut RSUP Kandou Hadir di IGD Saat Lebaran, Pastikan Pelayanan Maksimal”

Jika dibiarkan berlarut-larut, buruknya sistem informasi dan koordinasi ini bukan hanya merusak citra rumah sakit, tetapi juga berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan di daerah.

Masyarakat kini menanti langkah tegas dari manajemen Rumah Sakit Advent Manado untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh dan memastikan kejadian serupa tidak terus terulang. Pasien bukan objek, melainkan prioritas yang harus dilayani dengan empati dan profesionalisme.

Editor : Kaperwil Sulut Romeo

Investigasi
Berita Populer
Berita Terbaru