Beritainvestigasinews.id || Surabaya — Sebuah pertemuan strategis berlangsung di lingkungan Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, mempertemukan jajaran aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bangkalan, yang dimotori oleh Romi Harris Saputra selaku praktisi lingkungan hidup sekaligus pimpinan media BasisNews.
Rombongan ini diterima langsung oleh Wakil Ketua Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Luhur Istiqfar, S. H, M. Hum dengan didampingi Asisten Intelijen, Pri Wijeksono, S. H, M. H dalam sebuah dialog yang digelar guna mempererat sinergi penegakan hukum lingkungan yang berlandaskan aksi nyata di tingkat masyarakat, sekaligus membahas penyusunan draf buku ilmiah mengenai tata kelola lingkungan dan pengelolaan limbah cair yang sedang disiapkan.
Suasana diskusi berlangsung hangat dan konstruktif saat delegasi memaparkan laporan lengkap mengenai capaian yang telah diwujudkan: revitalisasi total Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Puskesmas Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan.
Giat ini mencakup perbaikan mendasar terhadap infrastruktur sanitasi yang rusak, mulai dari pembaruan mesin penyuplai oksigen hingga penggantian pompa air kotor.
Bagi HMI, langkah ini bukan sekadar perbaikan teknis, melainkan wujud nyata kontribusi kaum intelektual muda dalam memulihkan keseimbangan ekosistem dan memperbaiki tatanan kehidupan di wilayah Madura.
Mendengar pemaparan tersebut, Luhur Istiqfar menyampaikan apresiasi yang mendalam. Ia menilai inisiatif ini sebagai sebuah preseden yang langka dan patut ditiru, di mana analisis hukum yang tajam dipadukan dengan tindakan nyata di lapangan. Menurutnya, pendekatan semacam ini menjadi koreksi penting terhadap kelalaian yang kerap terjadi dalam pemeliharaan fasilitas publik, sekaligus menjadi teladan bagi daerah lain di Jawa Timur.
Romi Harris Saputra sebagai Praktisi lingkungan hidup yang turut serta dalam upaya rekonstruksi teknis tersebut kemudian menegaskan pentingnya pandangan yang lebih serius terhadap masalah ini. Ia menekankan bahwa kerusakan komponen utama pada fasilitas pengolahan air limbah tidak dapat lagi dianggap sebagai masalah teknis biasa. Sebaliknya, membiarkan instalasi tersebut tidak berfungsi sama artinya dengan mengabaikan hak dasar masyarakat atas lingkungan yang sehat. Limbah cair yang tidak diolah dengan baik dapat meresap ke dalam sumber air tanah dan menimbulkan risiko kesehatan jangka panjang bagi warga.
Oleh karena itu, peran hukum yang tegas dan diawasi oleh aparat penegak hukum menjadi kebutuhan mendesak guna mencegah sikap acuh tak acuh dari pengelola fasilitas publik.
Dari sisi kontrol sosial dan keterbukaan informasi, Pimpinan Unum BasisNews, Romi Harris Saputra menyampaikan pandangannya bahwa kolaborasi antara mahasiswa, pakar lingkungan, dan kejaksaan merupakan fondasi utama terciptanya tata kelola lingkungan yang transparan.
Media berkomitmen untuk menyebarluaskan kisah keberhasilan ini secara luas, sehingga semangat kemandirian ekologis dan hasil pengawasan partisipatif di Puskesmas Tanah Merah dapat menginspirasi lahirnya kebijakan daerah yang lebih bertanggung jawab dan berpihak pada kelestarian alam.
Wakil Ketua Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menegaskan bahwa meskipun dimulai dari satu wilayah, model kerja sama ini memiliki nilai yang universal. Seperti yang disampaikan oleh Romi, upaya ini adalah bagian dari upaya “menegakkan keadilan lintas generasi”, di mana dampak positifnya tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga akan diwariskan kepada keturunan mendatang.
Sebagai bentuk penguatan kerja sama, delegasi secara resmi meminta agar Wakil Ketua Kejaksaan Tinggi bersedia menuliskan kata pengantar dalam buku hukum lingkungan yang sedang disusun. Permintaan tersebut disetujui dengan baik, di mana pandangan hukum dari korps kejaksaan diharapkan dapat menambah bobot yuridis dan memperkuat landasan regulasi pengelolaan lingkungan di daerah.
Pertemuan ini ditutup dengan kesepakatan bersama untuk terus mengawal berbagai isu lingkungan dan penegakan hukum tata ruang, khususnya di wilayah Madura.
Dengan bersatunya semangat hukum yang progresif, idealisme pemuda, fungsi pengawasan pers, dan keahlian teknis, upaya mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan kini memiliki landasan yang semakin kuat dan kokoh.
Editor : Taufik