BERITAINVESTIGASINEWS.ID || SAMPANG – Komando Distrik Militer (Kodim) 0828/Sampang menggelar program Bakti TNI Angkatan Darat untuk Rakyat guna mengakselerasi pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Sampang, Madura.
Langkah nyata TNI AD ini diwujudkan melalui deretan sasaran fisik, mulai dari pembangunan 33 titik jembatan dan 52 titik sumur bor, hingga rehabilitasi 400 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta puluhan fasilitas umum. Tak hanya infrastruktur, program terpadu ini juga menyasar sektor non-fisik melalui bakti sosial kesehatan guna memberikan dampak langsung bagi kehidupan warga setempat.
Komandan Kodim (Dandim) 0828/Sampang, Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar, S.T., menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pemerintah daerah mempercepat pemerataan pembangunan. Pihaknya menerjunkan personel untuk membangun akses vital yang tersebar di berbagai wilayah, di antaranya pembangunan jembatan di Desa Deleman, Desa Karang Gayam Kecamatan Omben, Dusun Tenggih Desa Kara Kecamatan Torjun, hingga Desa Rapa Daya.
"Program Bakti TNI Angkatan Darat di wilayah Madura ini merupakan komitmen kami untuk hadir di tengah kesulitan masyarakat dan menjadi solusi, khususnya dalam membuka aksesibiltas ekonomi serta pemenuhan kebutuhan dasar warga," katanya. Minggu (23/8/2026)
Lebih lanjut, Perwira Menengah TNI AD tersebut merinci bahwa total sasaran fisik mencapai 444 lokasi, yang mencakup perbaikan 20 sarana sekolah, 20 tempat ibadah, 4 panti asuhan, serta sarana MCK. Sementara pada sasaran non-fisik, Kodim 0828/Sampang memfasilitasi pembagian 23 kaki palsu, 124 kursi roda, aksi donor darah target 1.000 kantong, khitanan massal untuk 300 anak, hingga operasi katarak gratis yang diikuti 313 pasien.
Baca juga: Dandim Sampang di HUT ke-81 RI: Kemerdekaan Tak Diraih Mudah, Hargai Merah Putih!
"Kami berharap seluruh fasilitas fisik yang telah dibangun maupun bantuan sosial yang disalurkan ini dapat dirawat dan dijaga bersama oleh warga penerima manfaat agar usia pakainya panjang," ungkapnya.
Kehadiran akses jembatan baru ini disambut sukacita oleh warga setempat karena mampu memangkas potensi bahaya dan memperlancar konektivitas antardesa. Salah seorang warga, Ibu Sumia, mengaku sangat lega dan bersyukur atas perubahan kondisi jembatan di desanya yang kini kokoh dan aman dilewati.
"Dulunya sebelum dibangun kami merasa sangat takut setiap kali menyeberang jembatan ini, tetapi setelah dibangun oleh TNI, alhamdulillah kami merasa tenang, bahagia, dan berterima kasih sekali," terangnya.
Baca juga: Istiqomah Berbagi, Kodim 0828/Sampang Gelar Aksi "Jumat Berkah" Bagi Warga Jalanan
Senada dengan warga, salah satu tokoh masyarakat Sampang menilai keberadaan pembangunan fisik ini membawa dampak transformatif bagi mobilitas harian warga desa.
Menurutnya, infrastruktur yang layak secara langsung mendongkrak denyut perekonomian lokal, memudahkan anak-anak menuju sekolah, serta mempercepat akses warga saat membutuhkan layanan kesehatan darurat.
Editor : Taufik