Lapas Kelas I Madiun Bangun Kesadaran dan Kesiapan Warga Binaan Menuju Reintegrasi Sosial

Reporter : Redaksi

Beritainvestigasinews.id, Madiun – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun terus memperkuat pelaksanaan pembinaan dan persiapan reintegrasi sosial bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan Apel Integrasi, pada Senin (21/9). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kesiapan WBP agar mampu kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat dengan bekal pembinaan, sikap positif, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

Apel Integrasi diikuti oleh WBP yang terdiri dari peserta program integrasi, tamping, pemuka, anggota pramuka, peserta pembinaan pondok pesantren, serta WBP dari blok wanita. Kegiatan berlangsung tertib dan menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman bahwa proses pemasyarakatan tidak berhenti pada pelaksanaan pidana, tetapi juga berorientasi pada perubahan perilaku dan kesiapan kembali ke lingkungan sosial.

Kabid Pembinaan Lapas Kelas I Madiun, Budi Setyo, menyampaikan bahwa pembinaan dan integrasi merupakan proses yang harus dijalani dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, setiap program yang diberikan menjadi bagian dari bekal bagi WBP untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan setelah menyelesaikan masa pidana.

“Apel integrasi menjadi salah satu sarana untuk mengingatkan warga binaan bahwa setiap proses pembinaan memiliki tujuan, yaitu mempersiapkan mereka agar mampu kembali ke masyarakat dengan sikap yang lebih baik, bertanggung jawab, dan memiliki kemauan untuk menjalani kehidupan secara positif,” ujar Budi.

Melalui Apel Integrasi, Lapas Kelas I Madiun berkomitmen untuk terus menghadirkan pembinaan yang berkelanjutan dan berorientasi pada perubahan. Setiap langkah pembinaan diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran, kemandirian, dan tanggung jawab WBP sebagai bagian dari proses menuju kehidupan yang lebih baik.

Pemasyarakatan hadir untuk memanusiakan manusia, membentuk pribadi yang lebih baik, dan mempersiapkan mereka agar kembali bermanfaat bagi masyarakat.

 

Red

Editor : Nugik Ramadhan

Investigasi
Berita Populer
Berita Terbaru