Dispendukcapil Sampang Beri Pelayanan Inklusif dan Bebas Birokrasi Berbelit

Reporter : Taufik
Caption Foto: Kantor dispindukcapil Kabupaten Sampang di Jalan Kusuma Bangsa

BERITAINVESTIGASINEWS.ID || SAMPANG - ​Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Sampang didorong untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) yang profesional, cepat, tepat, akurat, serta ramah bagi penyandang disabilitas dan masyarakat yang membutuhkan kemudahan khusus.

Komitmen peningkatan mutu layanan publik tersebut menjadi sorotan utama dalam agenda Forum Komunikasi Publik (FKP) yang digelar di Kabupaten Sampang, guna memastikan seluruh jenis pelayanan—mulai dari pendaftaran penduduk, pencatatan sipil, hingga pengelolaan informasi adminduk—berjalan transparan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

​Dalam kesempatan tersebut, Nuruddin menegaskan pentingnya perubahan nyata dalam tata kelola pelayanan adminduk agar dampak positifnya dapat dirasakan secara langsung oleh seluruh lapisan warga Sampang.

Ia mengingatkan seluruh petugas di lingkungan Dispendukcapil Kabupaten Sampang untuk senantiasa menjaga integritas kerja dan tidak membiarkan masyarakat mengalami proses birokrasi yang rumit saat mengurus dokumen kependudukan.

​“Kami berharap kepada petugas Dispendukcapil Sampang agar ke depannya memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Jangan sampai terkesan di-pingpong,” katanya.

​Ia juga menekankan bahwa setiap petugas harus memegang teguh standar operasional prosedur yang berlaku demi memberikan jaminan kepuasan dan kenyamanan bagi warga yang datang mengurus dokumen. Menurutnya, kepastian prosedur dan ketepatan waktu merupakan kunci utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap instansi pemerintah.

​“Bekerjalah sesuai prosedur, yakni cepat, tepat, dan akurat sehingga memberikan rasa puas kepada masyarakat yang mengurus kependudukan di wilayah Kabupaten Sampang,” ungkapnya.

​Lebih lanjut, Nuruddin berharap agar Forum Komunikasi Publik tidak sekadar menjadi ajang seremonial atau agenda pertemuan rutin semata. Ia menginginkan FKP menjadi wadah evaluasi kritis yang menghasilkan formula perbaikan konkret bagi sistem pelayanan publik di Dispendukcapil Sampang.

​“Sebab, keberhasilan pelayanan publik bukan semata-mata diukur dari terselesaikannya dokumen administrasi, melainkan juga dari kepastian prosedur, kemudahan akses, dan kepuasan masyarakat yang dilayani,” tegasnya.

​Melalui penyelenggaraan FKP ini, Dispendukcapil Kabupaten Sampang diharapkan semakin terbuka terhadap berbagai kritik dan saran dari masyarakat. Sikap responsif dan adaptif terhadap masukan warga akan menjadi bahan evaluasi penting untuk membenahi kekurangan serta mendorong terciptanya pelayanan publik yang inklusif, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat secara berkelanjutan.

Editor : Taufik

Investigasi
Berita Populer
Berita Terbaru