BERITAINVESTIGASINEWS.ID || SAMPANG - Ketenangan dan kehangatan mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang digelar di kediaman Anggota DPR RI sekaligus Ketua PAN Sampang, H. Slamet Ariyadi, di Desa Gunung Rancak, Kabupaten Sampang, Madura, pada Sabtu malam (17/10/2026).
Acara yang dihadiri oleh Pengasuh Pondok Pesantren At-Taroqqi Karongan Sampang, KH. Fauroq Alawi, beserta para alim ulama, tokoh masyarakat, dan ratusan jamaah ini diisi dengan pembacaan sholawat, dzikir bersama, tausiyah keagamaan, serta doa untuk keselamatan umat.
Baca juga: Kader PAN Sampang Salurkan Bantuan Paket Sembako Bagi Warga Kurang Mampu di Polagan
Tuan rumah H. Slamet Ariyadi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas kehadiran para ulama dan masyarakat yang memadati kediamannya. Menurutnya, momentum peringatan hari lahir Rasulullah SAW ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan sarana krusial dalam mempererat tali silaturahmi antarwarga serta meneguhkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW.
“Alhamdulillah malam ini kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat wal afiat untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Terima kasih kepada KH. Fauroq Alawi dan seluruh jamaah yang telah berkenan hadir di kediaman kami,” katanya.
Slamet Ariyadi menambahkan bahwa kebersamaan yang terjalin melalui majelis ilmu dan doa bersama ini diharapkan membawa dampak positif bagi kondusivitas serta keberkahan wilayah Kabupaten Sampang. Ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan di tengah dinamika kehidupan bermasyarakat agar daerah senantiasa aman dan damai.
Baca juga: BM PAN Rayakan 28 Tahun: Tegas Kawal Zulkifli Hasan dan Dukung Kepemimpinan Prabowo Subianto
“Semoga melalui sholawat dan doa bersama malam ini, Kabupaten Sampang senantiasa diberi keberkahan, dijaga kerukunannya, dan dijauhkan dari segala musibah,” ungkapnya.
Sementara itu, KH. Fauroq Alawi dalam tausiyahnya mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk senantiasa meneladani akhlak mulia Baginda Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa Rasulullah merupakan teladan terbaik (uswatun hasanah) yang diutus ke dunia untuk membawa rahmat bagi seluruh alam.
“Baginda Nabi Muhammad SAW adalah uswatun hasanah, suri tauladan terbaik. Akhlak beliau adalah Al-Qur’an yang berjalan. Beliau diutus sebagai rahmatan lil alamin,” tuturnya.
Ia memungkas ceramahnya dengan mengingatkan jamaah agar senantiasa menjaga kedamaian, mengontrol lisan, serta memelihara persaudaraan antar sesama. Rangkaian kegiatan peringatan Maulid Nabi ini kemudian ditutup secara khidmat dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan dilanjutkan dengan acara ramah tamah.
Editor : Taufik