Beritainvestigasinews.id, PASURUAN, Polres Pasuruan bersama Satbrimob Polda Jawa Timur, Tahura R. Soerjo, dan BPBD Kabupaten Pasuruan menggelar rapat koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Arjuno-Welirang, Kamis (22/10/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung di Pos 1 Karhutla Polri, Caffe Asik Land, Tretes, Kecamatan Prigen, pukul 19.45 hingga 20.20 WIB tersebut dipimpin Dansat Brimob Polda Jatim Kombes Pol Dwiyanto Nugroho, S.I.K., M.Han., dan dihadiri Kapolres Pasuruan AKBP Irawan Setyono, S.H., S.I.K., M.H., beserta jajaran terkait.
Dalam rapat tersebut, Kapolres Pasuruan memaparkan perkembangan penanganan kebakaran. Di Kecamatan Prigen, api di Blok Alap-Alap, Kop-Kopan, dan Bunggul Dem telah padam, sementara Blok Pucuk Limas masih dalam penanganan dengan luas terdampak sekitar 71 hektare. Adapun di Kecamatan Purwodadi, kebakaran dilaporkan terjadi di Blok Petung Ombo seluas sekitar 52 hektare dan Blok Balong sekitar 23 hektare.
Dalam operasi pemadaman, puluhan personel gabungan sempat menghadapi situasi berbahaya ketika api bergerak mendekati tim di lapangan. Seluruh personel yang terlibat, termasuk tim evakuasi, berhasil kembali ke posko dalam keadaan selamat. Pemeriksaan kesehatan juga dilakukan oleh tim medis Brimob dan Sidokkes Polres Pasuruan.
Sementara itu, Satreskrim Polres Pasuruan bersama tim identifikasi Polda Jatim melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab kebakaran. Petugas menemukan arang dan vegetasi yang terbakar. Dugaan titik awal kebakaran masih didalami melalui pemeriksaan lanjutan dan rencana uji laboratorium.
Selain pemadaman, BPBD Kabupaten Pasuruan turut mendistribusikan logistik, menyalurkan air bersih bagi warga terdampak, serta melakukan pendataan kerusakan jaringan pipa air.
Melalui koordinasi lintas instansi, penanganan karhutla diharapkan berjalan lebih efektif, keselamatan petugas tetap terjaga, dan dampak kebakaran terhadap masyarakat serta lingkungan dapat diminimalkan.
YAYUK
Editor : Yayuk