Beritainvestigasinews.id, SINGARAJA, - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Buleleng AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi, SIK, MH, menurunkan tim satgas pangan Satreskrim Polres Buleleng dibawah pimpinan Kasat Reskrim AKP Arung Wiratama, STK, SIK, Rabu (6/3/2024).
Tim satgas pangan Satreskrim Polres Buleleng melakukan pemantauan dan pengecekan ketersediaan dan harga bahan pangan di daerah Buleleng, bahan pokok seperti beras, gula, cabai, tepung, untuk mengantisipasi ketidakstabilan harga dan kesediaan bahan pokok disaat ini.
Baca juga: Press Release Pengungkapan Kasus Promosi Judi Online Melalui Media Sosial
Menjelang Hari Galungan dan kuningan maupun hari raya nyepi tahun baru Çaka 1946, harga bahan pokok naik turun, turunnya tidak begitu banyak.
Pemerintah terus melakukan aksi cepat tanggap atas dampak perekonomian yang ditimbulkan oleh perubahan iklim Elnino yang saat ini tengah melanda dunia Internasional.
[caption id="attachment_37203" align="aligncenter" width="1332"]
||Foto: Tim satgas pangan Satreskrim Polres Buleleng bersama stakeholder terkait lainnya, juga mengecek ketersediaan stok bahan pokok lainnya, seperti cabe, bawang, gula, daging, telor, ikan, dan lain lain.[/caption]
Kapolres Buleleng terus memantau perkembangan harga bahan pokok, berbagai upaya yang dilakukan bersama stakeholder mengadakan pasar murah di taman kota singaraja pada minggu lalu, dan terus berupaya berkolaborasi dan berkoordinasi dengan Forkopimda dalam mengatasi perkembangan bahan pokok didaerah Buleleng, sehingga nantinya akan tidak berdampak dengan situasi kamtibmas.
Tim satgas pangan terus secara berjenjang memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok, hal ini dilakukan pada penjual bahan pokok seperti Toko Sari Baru Jalan Surapati No. 176 selaku distributor beras dimana ketersediaan stok masih 5 ton dengan harga Rp.15.400/kg.
Baca juga: Apel Jam Pimpinan, Kapolres Buleleng Tekankan Netralitas Polri dan Jaga Profesionalisme
CV. Wijaya Makmur Sentosa Jalan Surapati No. 140 selalu distributor Gula nusa kita, ketersediaan stok 100 ton, dengan harga Rp.16.200/kg.
[caption id="attachment_37202" align="aligncenter" width="1280"]
||Foto: Kasat Reskrim AKP Arung Wiratama, STK, SIK, (kanan), juga mengecek ketersediaan beras dari penyalur BUMN Swatantra, beras SPHP untuk penyetokan seminggu sebanyak 2 ton.[/caption]
BUMD swatantra berlokasi di pasar Banyusari sebagai penyalur beras SPHP untuk ketersediaan stok 2 ton per minggu. Harga dijual dibawah HET. Sementara stok mencukupi.
Kemudian dilanjutkan pengecekan pedagang bermobil di pasar Banyusari, salah satu dari pedagang bernama Basri selaku pedagang cabai, mengatakan harga cabai besar Rp.65.000/kilo dan harga cabai kecil Rp.60.000/kilo dimana ketersediaan tercukupi.
Baca juga: Tim Bhayangkara Goak Poleng Kembali Gulung Tiga Pelaku Kejahatan Narkoba
Dari hasil pengecekan tersebut tim satgas pangan Sat Reskrim Polres Buleleng tetap akan memantau perkembangan ketersediaan dan harga bahan pokok, Kasat Reskrim mengatakan bahwa,
"Untuk ketersediaan bahan pokok seperti beras, gula pasir, cabai dan tepung masih tercukupi, terkait harga bahan pokok masih terjangkau masyarakat, justru ditemukan adanya penurunan harga," ungkapnya.
(JULIESPASH)
Editor : Juli Kaperwil Bali