Purnama Sasih Jiyestha, Lapas Kerobokan Gelar Persembahyangan Bersama 

Berita Investigasi

Beritainvestigasinews.id, KEROBOKAN, BALI, – Guna meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta memberikan pembinaan kepribadian bagi warga binaan yang beragama Hindu, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan menggandeng Tim Penyuluh dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Badung untuk memberikan Dharma Wacana yang bertepatan dengan Purnama Sasih Jiyestha, Selasa (23/4/2024).

Kegiatan ini berlangsung di Pura Padmasari Lapas Kerobokan, diawali dengan Persembahyangan Bersama yang diikuti oleh petugas dan warga binaan.

Baca juga: Sidang TPP Lapas Kerobokan, Upaya Persiapkan Napi Kembali ke Masyarakat

[caption id="attachment_42454" align="aligncenter" width="720"] ||FOTO: Prosesi persembahyangan bersama yang dipuput atau dipimpin oleh Mangku Sumekerta Lapas Kerobokan.[/caption]

Persembahyangan Bersama dalam agama Hindu bertujuan untuk memperdalam spiritualitas, dan membangun ikatan yang lebih kuat dengan Tuhan. Kegiatan Dharma Wacana merupakan istilah dalam bahasa Sanskerta, yang merupakan acara dimana orang-orang berkumpul untuk membahas dan memperdalam pemahaman tentang prinsip-prinsip moral, etika, dan tugas-tugas yang dijelaskan dalam ajaran agama Hindu.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kerobokan, RM. Kristyo Nugroho menjelaskan kegiatan Persembahyangan Bersama dan Dharma Wacana merupakan salah satu bentuk implementasi dari pembinaan kepribadian yang diberikan oleh Lapas Kerobokan kepada warga binaan yang beragama Hindu.

[caption id="attachment_42455" align="aligncenter" width="720"] ||FOTO: Penundaan Tirta setelah selesainya persembahyangan dilaksanakan.[/caption]

Baca juga: Gandeng Diskes Badung, Lapas Kerobokan Gelar Skrining HIV Bagi Warga Binaan

“Melalui persembahyangan ini diharapkan warga binaan dapat menemukan kedamaian lahir dan batin serta belajar mengendalikan emosi. Sedangkan melalui Dharma Wacana, mereka dapat memperdalam pemahaman tentang ajaran agama Hindu, memperkuat keyakinan spiritual, dan memperoleh pandangan yang lebih luas tentang hidup dan kehidupan”, ucap Kristyo.

Kegiatan ini bukan hanya tentang pelaksanaan ritual keagamaan, tetapi juga merupakan bagian integral dari upaya rehabilitasi dan pembinaan kepribadian bagi narapidana.

[caption id="attachment_42456" align="aligncenter" width="720"] ||FOTO: Dharma Wacana dan dirangkaikan dengan penyuluhan agama Hindu dari Kemenag Agama Kabupaten Badung.[/caption]

Baca juga: Sukses Pulihkan Ketergantungan Narkotika, Program Rehabilitasi Sosial Lapas Kerobokan Resmi Ditutup

Ini mencerminkan komitmen Lapas Kerobokan untuk mempersiapkan warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik, sebelum mereka kembali ke masyarakat setelah selesai menjalani masa hukuman atau usai jalani pidananya.

(JULIESPASH)

Editor : Juli Kaperwil Bali

Investigasi
Berita Populer
Berita Terbaru