Beritainvestigasinews.id, Surabaya, - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bagikan sembako di Kapasari Pedukuhan Kelurahan Tambak Rejo, kecamatan Simokerto Kota Surabaya,kepada keluarga miskin (gamis), Selasa (15/05/2024). Secara simbolis, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan langsung paket sembako di Balai RW 10 Kelurahan Tambak Rejo, Kecamatan Simokerto.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Eri Cahyadi memberikan bantuan Kursi Roda, Tongkat dan Pempres,Eric mengatakan bahwa paket sembako yang dibagikan pada hari ini berasal dari sejumlah pihak, mulai dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya, dan juga Yayasan Bhakti Persatuan.
Baca juga: Aliansi Madura Indonesia Kembali Gelar Aksi Berbagi Takjil di Depan Balai Kota Surabaya
Selain memberikan Baksos ke Warga Kapasari Pedukuhan, Wali Kota juga memberikan pekerjaan kepada warga yang belum mendapat pekerjaan, Dan langsung di berikan pekerjaan yang di salurkan ke Dinas Sosial.
Selain itu juga wali kota Surabaya langsung melakukan Bedah Rumah bagi Rumah yang katagori tidak layak huni.
Insyaallah kita juga akan terus bergerak. Jadi, setiap ada yang titip kepada Pemkot Surabaya, pasti langsung kita sampaikan kepada orang-orang yang memang berhak untuk menerimanya, kata Wali Kota Eri seusai acara.

Apalagi, saat ini pendataan keluarga miskin di Kota Surabaya sudah beres, sehingga Pemkot Surabaya sangat gampang untuk memilih keluarga mana saja yang berhak menerima bantuan itu. Jadi, yang menerima bantuan sembako ini adalah orang-orang yang mohon maaf termiskin dulu, kita berikan duluan, baru setelah itu naik ke atas tingkatannya, katanya.
Oleh karena itu, ia menyampaikan terimakasih kepada Yayasan Bhakti Persatuan dan sejumlah pihak yang telah menyalurkan bantuannya melalui Pemkot Surabaya.
Saya selalu katakan, inilah sebenarnya cikal bakal dari Kampung Madani karena yang mampu membantu yang tidak mampu dan yang tidak mampu menghormati yang mampu, kata dia.
Wali Kota Eri juga berharap setelah lebaran kekuatan orang-orang yang luar biasa itu bisa terus disatukan, sehingga bisa membantu warga yang tidak mampu. Kalau warga di kampung itu sudah bisa seperti itu, maka kampung itu akan makmur semuanya. Semoga nanti setelah lebaran Kampung ini bisa semakin masif, tegasnya.
Ia juga sering menyampaikan bahwa Surabaya ini tidak bisa dibangun kekuasaan semata, Surabaya tidak bisa dibangun dengan siapa yang lebih kuat dan siapa yang lebih lemah. Namun, Surabaya dibangun dengan rasa gotong royong dan cinta kasih. Semuanya akan tercermin dari Kampung nanti, katanya.
Oleh karena itu, ia juga mengajak kepada warga Surabaya yang memiliki kemampuan untuk membantu, supaya memberikan bantuan di kampungnya, sehingga di kampung tersebut tidak ada lagi warga miskin dan tidak ada lagi yang putus sekolah dan tidak bisa kerja.
Baca juga: Warga Desak Kapolda Sulut Tangkap Mafia Solar Vokla di Kombos, Manado, Sulawesi Utara
Alhamdulillah, pendataan kita juga sudah selesai, sehingga kami dapat mengetahui dalam satu RW itu ada berapa warga yang makmur, berapa yang sejahtera dan berapa yang miskin. Nah, bagi yang keluarga miskin ini kita akan berikan pekerjaan, bahkan kita sudah siapkan program satu keluarga satu sarjana, sehingga si anak ini nanti diharapkan bisa mengangkat perekonomian keluarganya, pungkasnya.
Samsul A.
Editor : Redaktur