Beritainvestigasinews.id, KEROBOKAN, BALI, – Guna menangkal penyebaran paham radikalisme dan aksi terorisme, Direktorat Pembinaan Masyarakat Polda Bali memberikan penyuluhan atau sosialisasi kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA/Lapas Kerobokan, Senin (3/6/2024).
Kegiatan berlangsung di Aula Utama Lapas Kerobokan, dengan mengusung tema “Aksi Terorisme Dunia dan Upaya Penanggulangannya di Indonesia”.
Baca juga: Keluarga Besar Staf dan Redaksi Media Beritainvestigasinews.id Mengucapkan Selamat Tahun Baru 2025
Dalam kegiatan tersebut, WBP diberikan pemahaman tentang cara mengenali tanda-tanda radikalisme dan ekstremisme, serta pentingnya peran masyarakat dalam melaporkan kegiatan yang mencurigakan kepada pihak berwenang.
[caption id="attachment_47480" align="aligncenter" width="720"]
||FOTO: Para WBP peserta Rehabilitasi Pemasyarakatan dengan seksama dan khidmat mendengarkan sosialisasi tersebut dari Polda Bali.[/caption]
Kepala Lapas Kerobokan, RM. Kristyo Nugroho menjelaskan dengan adanya kegiatan penyuluhan kepada warga binaan, diharapkan mereka memahami tentang apa itu radikalisme dan intoleransi sehingga tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat membahayakan keamanan dan stabilitas negara.
“Kegiatan ini merupakan langkah positif dalam upaya menangkal ekstremisme didalam Lapas. Petugas juga harus melakukan pengamatan dan pendekatan persuasif terhadap setiap aktivitas warga binaan sebagai langkah awal untuk mengidentifikasi potensi adanya tanda-tanda radikalisme”, jelas Kalapas.
Sosialisasi pencegahan aksi terorisme di Lapas Kerobokan adalah langkah proaktif yang positif untuk memastikan bahwa warga binaan memiliki pemahaman yang baik tentang bahaya radikalisme dan ekstremisme, serta peran aktif mereka dalam mencegah penyebarannya.
(JULIESPASH)
Editor : Juli Kaperwil Bali