RUPS Bank NTT Sama Sekali Tidak Ada Hubungan Dengan Politik Dan Pilkada

Berita Investigasi

Beritainvestigasinews.id-Kupang-NTT-Hal tersebut disampaikan Oleh Penjabat Gubernur NTT, Dr. Andriko Noto Susanto, SP, MP didampingi oleh pejabat utama Bank NTT, antara lain, Komisaris Independen Bank NTT, Frans Gana,

Dir Tekhnologi Informasi Operasional Bank NTT, yang juga Plt Dirut Bank NTT, Yohanis Landu Praing, saat memberikan pernyataan pers kepada para awak media di ruang pertemuan Gubernur NTT, Rabu(13/11/2024)

Menanggapi banyaknya pemberitaan terkait rencana RUPS Bank NTT yang telah beredar luas, maka pada hari Rabu 13 November 2024, Pemprov NTT bersama pejabat tinggi Bank NTT menggelar konferensi pers dan dihadiri oleh banyak awak media baik media elektronik, media cetak maupun media online di NTT.

Didepan para wartawan PJ Gubernur NTT, Andriko menegaskan bahwa dirinya ingin meluruskan dan klarifikasi terkait banyaknya pemberitaan yang menurutnya seolah mendiskreditkan posisi Pemprov dan Bank NTT.

"Jadi saya ingin tegaskan bahwa RUPS itu sebenarnya adalah satu hal yang lumrah dan biasa dilakukan, jadi bukan sesuatu yang luar biasa karena memang hal tersebut sangat mendesak dan dibutuhkan maka harus dilaksanakan, ingat harus bisa dibedakan ya antara keinginan dan kebutuhan, kalau keinginan itu ketika ingin bisa dipenuhi tapi bisa juga tidak karena kita tidak butuh, tapi kalau kebutuhan mau tidak mau harus dipenuhi bukan sekedar karena kita ingin, tapi memang sangat dibutuhkan, nah terkait RUPS ini memang telah sangat dibutuhkan untuk dilaksanakan" tegas Andriko.

Dirinya juga menyebut dengan tegas bahwa RUPS Bank NTT sama sekali tidak ada hubungannya dengan Pilkada yang akan dilaksanakan serentak 27 November mendatang.

[caption id="attachment_69453" align="aligncenter" width="2560"] Pj Gubernur NTT Bersama Pejabat Tinggi Bank NTT[/caption]

"Jadi disini saya tegaskan sekali lagi bahwa RUPS ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan Pilkada 2024, jadi sekaligus ingin menjawab berbagai dugaan yang mengkaitkan RUPS ini dengan Pilkada dan Paslon tertentu, atau ada dugaan merampok Bank NTT dan sebagainya itu semua tidaklah benar, bahwa RUPS saat ini adalah terkait adanya pergantian struktur pengurus juga terkait masalah KUB dengan Bank DKI yang tidak mencapai kesepakatan sehingga akan diputuskan untuk melakukan KUB dengan Bank Jatim, kami sudah komunikasi dengan pihak Bank Jatim dan juga OJK, nah maka itu semua harus diputuskan melalui RUPS, jadi sekali lagi saya mengharapkan agar semua masyarakat paham tentang kondisi Bank NTT yang saat ini tetap baik-baik saja, gak ada masalah" tambahnya.

Sementara itu Komisaris Independen, Frans Gana, saat ditemui usai acara Konferensi Pers menyatakan bahwa dirinya sebagai salah seorang akademisi rela mempertaruhkan akademisinya jika memang dugaan terkait Bank NTT itu benar adanya dan terbukti.

"Iya jadi saya ingin tegaskan bahwa tidak ada upaya untuk merampok Bank NTT demi kepentingan politik Paslon tertentu jelang Pilkada, itu semua tidak benar, saya sebagai akademisi siap pertaruhkan nama baik akademisi saya, jadi sebagaimana tadi disampaikan oleh Pak Pj. Gubernur NTT bahwa memang RUPS ini urgent untuk dilaksanakan karena memang ada hal hal yang harus dibahas disitu untuk keberlangsungan Bank NTT kedepan diantaranya kerjasama KUB dengan Bank Jatim juga soal struktur kepengurusan, sama sekali tidak ada muatan kepentingan politik dari manapun juga siapapun" pungkasnya.(Arifin)

Editor : Arifin Imron

Investigasi
Berita Populer
Berita Terbaru