Bupati Sampang Lantik 49 Kepala Sekolah, Tekankan Disiplin dan Transparansi Dana BOS

Reporter : Taufik
Caption Foto: Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi saat resmi melantik dan mengukuhkan 49 Kepala Sekolah tingkat TK, SD, dan SMP

BeritaInvestigasiNews.Id || Sampang – Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, resmi melantik dan mengukuhkan 49 Kepala Sekolah tingkat TK, SD, dan SMP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sampang, guna memperkuat tata kelola dan mutu pendidikan di daerah tersebut. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam menyikapi keterbatasan anggaran, sekaligus memastikan pelayanan pendidikan tetap berjalan optimal, transparan, dan akuntabel di tengah masyarakat.

​Dalam arahannya setelah prosesi pelantikan, Bupati Sampang yang akrab disapa Aba Idi tersebut menyampaikan pernyataan tegas mengenai esensi dari jabatan baru yang diemban para kepala sekolah. Beliau menyatakan bahwa posisi kepala sekolah bukanlah sekadar jabatan administratif atau formalitas belaka, melainkan sebuah amanah besar yang menuntut integritas tinggi dan tanggung jawab moral untuk memajukan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sampang.

Baca juga: UPTD SMPN 1 Sampang Buka Pendaftaran Murid Baru 2026/2027, Teguh Suparyanto Tegaskan Bebas Pungli dan Gratifikasi

​“Jabatan ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kepala sekolah dan guru harus menjadi teladan kedisiplinan bagi peserta didik. Jangan sampai murid dituntut disiplin, sementara gurunya sendiri tidak memberikan contoh yang baik,” katanya.

​Lebih lanjut, Bupati juga memberikan pernyataan khusus mengenai pengelolaan sektor krusial di lingkungan sekolah, yakni penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Beliau memperingatkan dengan keras agar seluruh kepala sekolah memperkuat manajemen internal dan memastikan setiap rupiah dari dana tersebut dipergunakan secara profesional tanpa ada ruang bagi penyelewengan.

​“Dana BOS adalah uang negara yang diperuntukkan bagi pendidikan. Gunakan sebaik-baiknya, jangan sampai ada kebocoran atau penyalahgunaan. Semua harus bisa dipertanggungjawabkan secara administrasi maupun moral,” ungkapnya.

Baca juga: Sabilillah Jaya Luar Biasa: Tiga Siswa Sampang Ukir Prestasi Sains di Tingkat Provinsi

​Selain masalah anggaran, Aba Idi memberikan pernyataan terkait pentingnya validasi data kelembagaan secara menyeluruh di setiap satuan pendidikan. Beliau menginstruksikan seluruh jajaran kepala sekolah yang baru dilantik untuk segera melakukan pendataan dan verifikasi yang lebih akurat mengenai jumlah guru dan siswa demi menghindari konflik administrasi di kemudian hari.

​“Langkah tersebut dinilai penting untuk menghindari ketidaksesuaian data yang berpotensi menimbulkan persoalan dalam pengelolaan pendidikan,” tuturnya.

Baca juga: Usung Jargon ‘Berani Jujur Itu Hebat’, SMAN 1 Sampang Gelar PSAT TA 2025/2026 Berbasis Integritas

​Sebagai penutup, Bupati memberikan pernyataan terbuka yang memberikan angin segar bagi para tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang memiliki aspirasi untuk memimpin sekolah.

Beliau menegaskan bahwa regulasi saat ini membuka kesempatan yang sama bagi PPPK untuk menjabat sebagai kepala sekolah, asalkan mereka mampu menunjukkan kompetensi, integritas, serta kemampuan kepemimpinan yang mumpuni sesuai aturan yang berlaku.

Editor : Taufik

Investigasi
Berita Populer
Berita Terbaru