Bupati Sampang Turun Gunung Tangani Gizi Buruk dan Lansia di Pangarengan

Reporter : Taufik

BeritaInvestigasiNews.Com || Sampang – Bupati Sampang H. Slamet Junaidi turun langsung mengunjungi warga lanjut usia (lansia) serta balita yang mengalami gizi buruk di Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, pada Selasa (14/07/2026) sore. Langkah proaktif ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian nyata pemerintah daerah untuk melihat langsung kondisi warganya yang membutuhkan perhatian khusus, sekaligus memastikan intervensi bantuan sosial dan penanganan medis berjalan optimal melalui sinergi lintas sektor.

​Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sampang menegaskan bahwa penanganan masalah gizi buruk dan perlindungan terhadap kaum lansia telah menjadi salah satu prioritas utama dalam agenda pembangunan Pemerintah Kabupaten Sampang. Pihaknya berkomitmen untuk tidak membiarkan ada warga rentan yang luput dari perhatian dan pelayanan dasar pemerintah.

Baca juga: ​Pemkab Sampang Konsisten Gelar Istighosah Bulanan di Pendopo Trunojoyo, Perkuat Iman dan Kebersamaan

​"Kami ingin memastikan seluruh warga yang membutuhkan mendapatkan pelayanan dan perhatian yang layak. Penanganan gizi buruk tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi harus melibatkan seluruh OPD, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan elemen masyarakat agar berjalan maksimal," katanya.

​Lebih lanjut, orang nomor satu di Kabupaten Sampang tersebut menginstruksikan seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk memperkuat fungsi pengawasan di lapangan. Ia meminta adanya perbaikan dalam sistem pendataan agar keluarga yang memiliki balita berisiko stunting maupun gizi buruk dapat dideteksi lebih dini dan mendapatkan penanganan yang cepat serta tepat sasaran.

Baca juga: Hari Asyura Penuh Berkah, Ribuan Anak Yatim Se-Kabupaten Sampang Padati Pendopo

​Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan dan KB Sampang, dr. Dwi Herlinda Lusi Harini menyatakan bahwa pihaknya telah bergerak cepat menyusun strategi intervensi yang komprehensif. Upaya ini dilakukan melalui penguatan peran posyandu dan Puskesmas di setiap lini desa guna memutus rantai masalah gizi di wilayah tersebut.

​"Kami telah menyiapkan program pemulihan gizi yang terintegrasi dengan dukungan dari Puskesmas dan posyandu di setiap desa. Langkah ini bertujuan untuk mencegah terulangnya kasus serupa sekaligus mendeteksi dini masalah gizi pada balita," ungkapnya.

Baca juga: Suasana Haru dan Bahagia Warnai Kepulangan 618 Jemaah Haji Asal Sampang di Pendopo Trunojoyo

​Di sisi lain, kehadiran rombongan pemerintah daerah ini disambut dengan rasa haru dan syukur yang mendalam oleh pihak keluarga yang dikunjungi. Bantuan logistik serta kepastian layanan medis gratis yang dibawa oleh bupati dinilai menjadi angin segar dan tumpuan harapan bagi kesembuhan anak mereka.

​"Kami sangat terbantu, berharap anak kami bisa segera pulih dan tumbuh sehat," ujar salah satu orang tua balita dengan nada penuh harap.

Editor : Taufik

Investigasi
Berita Populer
Berita Terbaru