BeritaInvestigasinews.id || Sampang – Ribuan anak yatim dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Sampang memadati Pendopo Kabupaten Sampang pada Jumat (26/06/2026) pagi untuk menerima santunan dalam rangka memperingati Hari Asyura 10 Muharram 1448 H.
Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat dan kehangatan ini diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Sampang bersama Tim Penggerak PKK sebagai bentuk kepedulian nyata serta komitmen untuk hadir mendampingi anak-anak yang telah kehilangan orang tua dalam setiap fase tumbuh kembang mereka.
Baca Juga: Suasana Haru dan Bahagia Warnai Kepulangan 618 Jemaah Haji Asal Sampang di Pendopo Trunojoyo
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sampang, Hj. Evi Slamet Junaidi, menyatakan rasa haru sekaligus keprihatinannya melihat besarnya jumlah anak yatim yang ada di wilayah Kabupaten Sampang saat ini.
Beliau menekankan bahwa realita tersebut harus menjadi pengingat penting bagi semua pihak, baik pemerintah maupun elemen masyarakat, untuk terus bersinergi dalam memberikan perhatian, kasih sayang, dan pemenuhan hak-hak dasar anak-anak tersebut.
“Jumlah anak yatim di Sampang cukup banyak dan ini membuat kami prihatin. Karena itu, kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan secara berkala di Pendopo Sampang sebagai bentuk kepedulian,” katanya.
Lebih lanjut, Hj. Evi Slamet Junaidi menjelaskan bahwa momentum mulia 10 Muharram ini dimanfaatkan secara optimal untuk menyalurkan santunan langsung kepada 1.000 anak yatim. Pihaknya berharap bantuan yang diberikan tidak hanya sekadar meringankan beban pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari, tetapi juga mampu memberikan dorongan moral dan psikologis bagi anak-anak agar tetap optimis dalam menatap masa depan mereka.
Baca Juga: Targetkan Penurunan Stunting, Pemkab Sampang Kukuhkan Tim Pembina Posyandu Kecamatan
"Hari ini sebanyak 1.000 anak yatim menerima santunan. Kami berharap bantuan ini tidak hanya meringankan kebutuhan mereka, tetapi juga menjadi bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Sampang selalu hadir dan berkomitmen mendampingi anak-anak yatim dalam setiap fase tumbuh kembang mereka," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sampang, H. Abdullah Anwari, turut memberikan pandangannya mengenai esensi spiritual dari pelaksanaan kegiatan sosial ini. Beliau menyampaikan bahwa Hari Asyura atau 10 Muharram merupakan hari yang memiliki banyak keutamaan dalam sejarah Islam, yang secara konsisten diimplementasikan di Kabupaten Sampang melalui gerakan aksi nyata berbagi kasih.
“Kami di jajaran dinas sosial bersama lintas sektor berkomitmen memastikan program perlindungan perlindungan anak, khususnya anak yatim, dapat berjalan berkelanjutan dan tepat sasaran,” jelasnya.
Baca Juga: Bupati Slamet Junaidi Lepas Ribuan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Sampang
Berdasarkan pantauan di lokasi, jalannya proses pembagian santunan di dalam area pendopo berlangsung dengan sangat tertib, teratur, dan kondusif berkat pembagian skema penyaluran yang dilakukan dalam dua tahapan, yakni tahap 5 dan tahap 6.
Agenda tahunan ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sampang yang dipimpin oleh para tokoh agama setempat, dihadiri pula oleh para camat, Ketua TP PKK kecamatan, serta koordinator anak yatim dari berbagai wilayah.
Editor : Taufik