Lapas Kelas I Madiun Perkuat Asesmen Warga Binaan melalui Sidang TPP Usulan Rehabilitasi dan Reedukasi

Reporter : Redaksi

Beritainvestigasinews.id, Madiun, Info_Pas – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) terkait usulan program rehabilitasi dan reedukasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu (7/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Sahardjo Lapas Kelas I Madiun tersebut diikuti Ketua Sidang TPP Budi Setya bersama anggota TPP, Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas Madiun, perwakilan Kanwil Ditjenpas Jawa Timur melalui sambungan Zoom, serta 15 WBP yang menjadi peserta sidang.

Sidang TPP menjadi bagian dari proses penilaian dan pemberian rekomendasi terhadap WBP yang diusulkan mengikuti program rehabilitasi dan reedukasi. Dalam prosesnya, masing-masing WBP diberikan kesempatan untuk menyampaikan kondisi, perkembangan, pengalaman selama mengikuti pembinaan, serta kesiapan menjalani program. Penyampaian tersebut menjadi salah satu bahan pertimbangan TPP dalam menentukan kesesuaian dan kebutuhan pembinaan masing-masing WBP.

Proses assessment dilakukan dengan menggali sejumlah aspek, meliputi kondisi dan kebutuhan WBP, riwayat pembinaan, perkembangan perilaku, motivasi mengikuti program, serta kesiapan menjalani tahapan rehabilitasi dan reedukasi. Keterlibatan PK Bapas Madiun juga memberikan perspektif kemasyarakatan melalui hasil penggalian informasi dan penilaian terhadap kondisi sosial serta kesiapan WBP dalam menghadapi proses reintegrasi.

Ketua Sidang TPP Lapas Kelas I Madiun, Budi Setya, menyampaikan bahwa pelaksanaan sidang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan aspek administratif, tetapi juga memastikan setiap usulan didasarkan pada hasil penilaian yang objektif dan komprehensif. 

“Setiap usulan rehabilitasi dan reedukasi harus melalui proses penilaian yang cermat. Kami melihat perkembangan perilaku, motivasi, kebutuhan pembinaan, serta kesiapan masing-masing warga binaan. Hasil sidang ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi yang tepat dan mendukung proses pembinaan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Melalui pelaksanaan Sidang TPP ini, Lapas Kelas I Madiun terus mendorong pembinaan yang terarah, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan WBP. Sinergi antara Lapas, Bapas Madiun, dan Kanwil Ditjenpas Jawa Timur menjadi bagian penting dalam memastikan program rehabilitasi dan reedukasi dapat berjalan secara optimal. Upaya tersebut diharapkan mampu memberikan bekal perubahan yang positif bagi WBP sekaligus mendukung kesiapan mereka dalam menjalani proses reintegrasi sosial dan kembali ke tengah masyarakat.

 

 

Red

Editor : Nugik Ramadhan

Investigasi
Berita Populer
Berita Terbaru