[caption id="attachment_65918" align="aligncenter" width="1080"]
Foto: Pelatihan Kader Kesehatan bagi 33 orang perwakilan warga binaan. Sumber: Lapas Singaraja.[/caption]
Beritainvestigasinews.id, Singaraja, Bali, - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Singaraja, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Dan HAM Bali selenggarakan pelatihan kader kesehatan Tahun 2024 bagi 33 perwakilan Warga Binaan Pemasyarakatan selama 2 hari Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Buleleng, pada Senin-Selasa (21-22/10/2024) kemarin dan penutupan hari ini.
Baca Juga: Keluarga Besar Staf dan Redaksi Media Beritainvestigasinews.id Mengucapkan Selamat Tahun Baru 2025
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Lapas Singaraja, I Gusti Lanang ACP, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa Pelatihan ini bertujuan agar para kader kesehatan dapat membantu rekan-rekan mereka menerapkan pola hidup sehat dan bersih, serta mencegah penyebaran penyakit menular di dalam Lingkungan Lapas. I Gusti Lanang ACP juga menekankan bahwa pelatihan ini berorientasi pada upaya pengendalian penyakit menular seperti HIV/AIDS dan TBC,
"Pelatihan ini merupakan salah satu tindakan yang dapat membimbing sekaligus mengontrol para WBP, sehingga sedikit demi sedikit para WBP dapat mengubah pola perilaku yang dulunya tidak sehat menjadi lebih sehat," jelas Kalapas.
Lebih lanjut, Kalapas Singaraja I Gusti Lanang ACP berharap para kader kesehatan dapat menjadi perpanjangan tangan tenaga medis klinik Lapas,
[caption id="attachment_65919" align="aligncenter" width="1080"]
Foto: Pelatihan ini, selain pemberian teori, warga binaan calon kader kesehatan Lapas Singaraja, juga dibekali dengan praktek.[/caption]
"Saudara semua dibentuk sebagai perpanjangan tangan petugas kesehatan dengan harapan dapat membantu dengan cara memantau kesehatan teman-teman warga binaan di dalam blok hunian. Sebagai perpanjangan tangan tenaga medis klinik Lapas, Saudara diharapkan dapat membantu petugas medis untuk menjangkau warga binaan yang memerlukan penanganan medis dan terlibat langsung dalam kegiatan layanan kesehatan," imbuh I Gusti Lanang.
"Harapan saya, para kader mampu bekerja sama dengan para tenaga medis dalam memberikan layanan kesehatan, terutama dalam memberikan pertolongan pertama jika ada warga binaan yang mengalami masalah kesehatan di blok hunian," pungkasnya.
Pembukaan kegiatan ini dilanjutkan dengan pemberian materi sosialisasi oleh para narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng dan petugas medis Lapas Singaraja. Dalam hal ini memberikan pemahaman kepada para kader kesehatan mengenai pentingnya peran kader dalam menyampaikan informasi kesehatan dan pencegahan penyebaran penyakit di lingkungan Lapas Singaraja.
Di tempat terpisah, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali, Pramella Yunidar Pasaribu, "Apresiasi terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh Lapas Kelas IIB Singaraja tersebut. Dirinya berharap kegiatan positif ini untuk terus ditingkatkan dan berkelanjutan guna mendapatkan hasil yang maksimal," tandas Pramella.
(Juli)
Editor : Juli Kaperwil Bali