Rutan Surabaya Gelar Tes Urin Untuk Petugas dan Warga Binaan, Pastikan Bebas Narkoba

avatar Berita Investigasi

Beritainvestigasinews.id, Sidoarjo, – Rutan Kelas I Surabaya melaksanakan tes urin kepada petugas dan warga binaan sebagai langkah untuk memastikan lingkungan rutan bebas dari peredaran narkoba. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mewujudkan lembaga pemasyarakatan yang bersih dari narkotika.

Tes urin ini dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Hengki Giantoro, yang menekankan pentingnya kegiatan ini untuk menciptakan suasana rutan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Senin, 04/11/2024.

Baca Juga: Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Gelar Sosialisasi Remisi dan Hak Integrasi Kepada Warga Binaan

Dalam prosesnya, seluruh petugas rutan, mulai dari staf administratif hingga petugas keamanan, mengikuti tes urin di bawah pengawasan ketat. Tak hanya petugas, warga binaan pun turut menjalani tes serupa. Hasil dari pemeriksaan menunjukkan bahwa baik petugas maupun warga binaan tidak terindikasi menggunakan zat narkotika.

“Kami ingin memastikan lingkungan Rutan Surabaya tetap bersih dari pengaruh narkoba. Hasil tes yang negatif ini merupakan bukti nyata dari komitmen kami,” kata Hengki.

Baca Juga: Menteri Imipas Makan Bersama Warga Binaan Rutan Cipinang

Selain tes urin, Rutan Surabaya juga melaksanakan operasi penggeledahan di seluruh blok hunian warga binaan. Petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang tersembunyi di area hunian. Hengki menegaskan bahwa penggeledahan ini merupakan prosedur rutin untuk menjaga keamanan dan ketertiban di dalam rutan.

“Kami akan terus memeriksa dan menjaga integritas lingkungan rutan agar aman dan nyaman,” tambahnya.

Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tomi Elyus, memberikan apresiasi atas pelaksanaan tes urin dan penggeledahan ini, yang menurutnya sejalan dengan kebijakan bebas narkoba di lingkungan pemasyarakatan. Ia berharap program ini dapat terus dilakukan secara rutin agar Rutan Surabaya menjadi tempat yang kondusif bagi rehabilitasi warga binaan.

Baca Juga: Diduga Pangkas Dana "BOK" Sejumlah Petugas Puskesmas Sukadana Diperiksa Polisi

Samsul A.

Berita Terbaru