Gubernur Sulut Hadiri Rapat Paripurna DPRD: Dorong Pengesahan RTRW 2025–2044 sebagai Fondasi Pembangunan Berkelanjutan

avatar Kaperwil Sulut Romeo

Beritainvestigasinews.id. Sulut,- Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, bersama Wakil Gubernur Dr. Victor Mailangkay, SH, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulut yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD, Selasa (10/06) pagi.

‎Agenda utama rapat ini adalah penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Sulut Tahun 2025–2044.

‎Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus menekankan bahwa RTRW merupakan landasan utama dalam mengarahkan pembangunan jangka panjang Provinsi Sulawesi Utara secara lebih terintegrasi, inklusif, dan berkelanjutan.

‎“Proses penyusunan RTRW telah dimulai sejak 2018 dan melalui tahapan yang komprehensif, termasuk pengumpulan data, diskusi publik, konsultasi lintas sektor, serta sinkronisasi dengan kebijakan nasional,” ujarnya.

‎Gubernur menambahkan bahwa Ranperda RTRW ini disusun untuk menjawab kebutuhan pembangunan yang dinamis serta mencerminkan kepentingan seluruh pemangku kepentingan, baik dari aspek ekonomi, sosial, maupun lingkungan.

‎“RTRW bukan sekadar dokumen administratif, tetapi merupakan arah strategis pembangunan yang harus kita kawal bersama demi masa depan Sulawesi Utara,” tegas Gubernur.

‎RTRW Provinsi Sulut 2025–2044 mencakup wilayah darat seluas ±1.450.602 hektare dan wilayah laut seluas ±5.045.945 hektare. Dalam dokumen tersebut, terdapat sembilan kebijakan strategis, di antaranya:

‎Penguatan konektivitas antarwilayah melalui pengembangan jaringan transportasi;

‎Perlindungan kawasan lindung dan pelestarian sumber daya alam;

‎Pengembangan kawasan unggulan berbasis potensi lokal seperti pariwisata, perikanan, dan pertanian;

‎Penataan ruang pesisir dan pulau-pulau kecil demi menjaga keseimbangan ekologi;

‎Pemanfaatan ruang yang adaptif terhadap perubahan iklim dan risiko bencana.

Baca Juga: MBG Mandek di Manado, Ribuan Siswa Tak Terima Makanan Bergizi: Ke Mana Aliran Anggarannya?

‎Gubernur juga memaparkan proyek-proyek strategis yang tercantum dalam RTRW, seperti:

‎Pembangunan Tol Manado–Tomohon dan Amurang–Kaiya untuk meningkatkan konektivitas logistik;

‎Jalur Kereta Api Trans Sulawesi sepanjang ±315 km yang mendukung pusat pertumbuhan ekonomi baru;

‎Pengembangan Bandara Sam Ratulangi dan rencana Bandara Lembeh guna memperluas akses kawasan kepulauan;

‎Kawasan Industri Kimong di Bolaang Mongondow sebagai pusat agroindustri dan pengolahan hasil pertanian.

‎Untuk memastikan efektivitas implementasi RTRW, Gubernur mendorong DPRD Sulut membentuk Panitia Khusus (Pansus) RTRW agar pembahasan Ranperda dapat diselesaikan tepat waktu sebelum penetapan RPJMD 2025–2029.

‎“RTRW ini harus memiliki kekuatan tidak hanya dari sisi teknokratik, tetapi juga legitimasi politik dan sosial yang kokoh,” imbuhnya.

‎Sebagai penutup sambutan, Gubernur menyampaikan optimisme melalui sebuah pantun:

‎Berlayar perahu menuju Muara,
‎Menjemput harapan penuh semangat juang,
‎Mari tata ruang Sulut tercinta,
‎Demi masa depan yang gemilang dan cemerlang.

‎Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Sulut, dr. Abdy Silangen, dan dihadiri para wakil ketua serta seluruh anggota DPRD, turut dihadiri pula oleh jajaran Forkopimda, kepala OPD, akademisi, serta insan pers.

‎Acara ini menjadi tonggak penting dalam arah pembangunan daerah, menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Provinsi dalam mewujudkan Sulawesi Utara yang maju, hijau, tangguh, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun regional.

Baca Juga: 65 Tahun Bank SulutGo, Dari Torang Pe Bank Menjadi Pilar Penggerak Ekonomi Sulut dan Gorontalo

Berita Terbaru