Beritainvestigasinewd.id || Sampang - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sampang melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang pada Rabu (06/05/2026) guna memperkuat pengawasan terhadap pengelolaan anggaran desa dan sektor pendidikan. Pertemuan yang berlangsung di Gedung Pertemuan Kejari Sampang ini dihadiri langsung oleh Ketua PWI Sampang, Hanggara Pratama S, yang disambut hangat oleh Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Mochamad Iqbal, sebagai upaya membangun kolaborasi dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pembangunan daerah.
Ketua PWI Sampang, Hanggara Pratama S, menegaskan bahwa pers memiliki fungsi kontrol sosial yang krusial untuk memastikan setiap rupiah anggaran negara digunakan demi kepentingan masyarakat luas. Menurutnya, sektor desa dan pendidikan menjadi fokus utama karena kedua bidang tersebut bersentuhan langsung dengan kualitas hidup dan masa depan sumber daya manusia di Kabupaten Sampang.
Baca Juga: Haru Abang Becak di Sampang: Doakan Kelancaran Tugas Kajari Mochamad Iqbal saat Jumat Berkah
"PWI Sampang ingin membangun komunikasi dan kolaborasi yang sehat bersama Kejari Sampang untuk kepentingan publik. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pengawasan terhadap desa dan sektor pendidikan agar pelaksanaannya benar-benar tepat sasaran," katanya.
Hanggara juga menambahkan bahwa melalui kerja sama ini, diharapkan para jurnalis dapat lebih meningkatkan kemampuan dalam menghasilkan produk jurnalistik investigasi yang berkualitas. Ia percaya bahwa sinergi antara aparat penegak hukum dan media akan menciptakan sistem pengawasan publik yang lebih kuat terhadap jalannya pemerintahan.
Baca Juga: Jumat Berokah, Upaya Kajari Sampang Menebar Kebaikan di Wilayah Hukum Sampang
"Kolaborasi ini juga diharapkan mampu mengeksplor kemampuan jurnalis dalam menghasilkan produk jurnalistik di bidang investigasi yang tetap mengedepankan fakta, data, dan prinsip keberimbangan," ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Mochamad Iqbal, menyatakan dukungannya terhadap langkah PWI dan menilai bahwa institusi kejaksaan memang memerlukan mitra strategis seperti media untuk memberikan edukasi hukum. Ia memandang peran pers sangat vital dalam mendorong keterbukaan informasi serta membantu mengawasi tata kelola anggaran agar tidak terjadi penyimpangan hukum di kemudian hari.
"Kami terbuka untuk menjalin komunikasi dan sinergi dengan insan pers. Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus menjadi bagian dari pengawasan sosial," ujar Mochamad Iqbal.
Diskusi yang berjalan dengan suasana santai tersebut diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjaga profesionalitas masing-masing lembaga dalam menjalankan tugasnya. Baik PWI maupun Kejari Sampang berharap koordinasi ini terus berlanjut demi mendukung percepatan pembangunan yang bersih dan berintegritas di seluruh wilayah Kabupaten Sampang.
Editor : Taufik