Beritainvestigasinews.id || Sampang – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sampang, Mochamad Iqbal, S.H., M.H., menggelar kunjungan silaturahmi ke kediaman KH. Izzat Makkie Hazat Iraqie dan KH. Midhat Madani Iraqie selaku Pengasuh Pondok Pesantren Al Haramain Duwa’ Pote serta Al Haramain 2 pada Rabu (13/05/2026).
Pertemuan yang berlangsung hangat di di Pondok Pesantren Duwe' pote Sampang ini bertujuan untuk mempererat sinergitas antara institusi penegak hukum dengan tokoh agama guna menciptakan situasi wilayah yang aman, kondusif, dan harmonis di Kabupaten Sampang.
Baca Juga: Sambut Idul Adha 1447 H, Kajari Mochamad Iqbal Beri Ucapan Hangat untuk Warga Sampang
Dalam kesempatan tersebut, Mochamad Iqbal menyampaikan bahwa kolaborasi dengan para ulama merupakan langkah strategis Kejaksaan Negeri Sampang dalam mendekatkan diri kepada elemen masyarakat. Ia menilai peran pesantren sangat krusial sebagai pilar penjaga moral dan stabilitas sosial yang mampu meredam potensi konflik melalui pendekatan keagamaan.
"Kegiatan silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya Kejaksaan Negeri Sampang untuk terus menjalin hubungan baik dengan para ulama dan tokoh agama, karena kami meyakini bahwa peran kiai pondok pesantren sangat besar dalam menjaga persatuan serta membangun nilai-nilai moral," katanya.
Lebih lanjut, Kajari menegaskan bahwa komunikasi dua arah ini diharapkan dapat menyelaraskan program penegakan hukum yang humanis dengan kearifan lokal yang ada di lingkungan pesantren. Pihaknya berkomitmen untuk tidak hanya fokus pada aspek legal formal, tetapi juga merangkul tokoh agama dalam memberikan edukasi hukum yang menyentuh hati masyarakat.
Baca Juga: Kajari Sampang Gelar Jumat Berkah di Awal Dzulhijjah, Bagikan Nasi Kotak untuk Wargal
"Kami berharap ukhuwah dan kebersamaan antara aparat penegak hukum dengan para ulama tetap terjaga demi terciptanya ketenteraman di tengah masyarakat Kabupaten Sampang," ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Pengasuh Ponpes Al Haramain, KH. Izzat Makkie Hazat Iraqie menyambut positif inisiatif proaktif yang ditunjukkan oleh jajaran Kejari Sampang. Beliau memandang kehadiran aparat penegak hukum ke pondok pesantren sebagai wujud keterbukaan dan keseriusan negara dalam merangkul aspirasi umat serta menjaga kedaulatan hukum secara bersama-sama.
Baca Juga: Sinergi Penegak Hukum dan Ulama, Kajari Sampang Silaturahmi ke Ponpes Darul Ulum Gersempal
"Sinergi ini sangat penting agar tidak ada jarak antara umara dan ulama, sehingga segala persoalan di tengah masyarakat bisa diselesaikan dengan komunikasi yang baik dan penuh kekeluargaan," jelasnya.
Pertemuan ini ditutup dengan harapan besar agar koordinasi antara tokoh agama dan aparat hukum terus berkelanjutan di masa depan. Melalui sinergitas yang terbangun, nilai-nilai kesadaran hukum diharapkan dapat tumbuh subur di lingkungan pesantren dan masyarakat luas, sehingga terwujud tatanan kehidupan sosial yang adil dan sejahtera.
Editor : Taufik