Trunojoyo Cup 2026: Ratusan Kung Mania Nasional Banjiri Lapangan Kasenih Sampang

avatar Taufik

SAMPANG – Kemeriahan bagi para pencinta burung perkutut kembali hadir di Jawa Timur melalui gelaran akbar "Konkurs Nasional Seni Suara Alam Burung Perkutut" bertajuk Trunojoyo Cup 2026 memperebutkan Trophy Bupati Sampang yang resmi digelar di Lapangan Kerapen Sapi Kasenih, Karang Dalam, Sampang, pada Sabtu (30/05/2026).

Kompetisi tingkat nasional hasil kolaborasi Liga Perkutut Indonesia, Pengwil Jatim, serta Pengda Sampang ini menjadi magnet besar bagi ratusan komunitas "Kung Mania" dari berbagai daerah guna mendongkrak pariwisata sekaligus mempererat silaturahmi antarpenggemar.

Baca Juga: Babinsa Latihkan PBB Siswa-siswi Persiapan Lomba Piala Panglima TNI

​Panitia lomba, Deny DMA, menjelaskan bahwa antusiasme peserta yang mendaftar dalam ajang bergengsi dua hari ini melonjak sangat tajam dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh kesiapan sarana prasarana di lokasi perhelatan telah dipastikan matang demi menyambut kedatangan para peserta yang berasal dari berbagai pelosok nusantara.

​"Kami melihat animo yang luar biasa dari rekan-rekan Kung Mania, tidak hanya dari Madura dan Jawa Timur, tetapi juga dari luar pulau. Persiapan di Lapangan Kasenih sudah matang, dan kami berkomitmen memberikan penilaian yang objektif dan transparan dari para juri nasional," katanya.

​Lebih lanjut, Deny memaparkan detail teknis kompetisi yang dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan hari pelaksanaan dengan biaya tiket pendaftaran sebesar Rp 200.000,- untuk setiap kelasnya. Pada hari pertama fokus perlombaan meliputi kategori Piyik Bebas, Piyik Yunior, dan Piyik Hanging, sedangkan hari kedua akan menyajikan persaingan sengit di kelas Dewasa Senior dan Dewasa Yunior.

Baca Juga: Event Literasi Taman Bacaan Masyarakat, Gelar Lomba Untuk Meriahkan HUT RI ke- 79 di Wilayah RW 01 Ngagel Rejo

​"Kompetisi hari Sabtu berfokus pada Piyik Bebas enam blok, Piyik Yunior enam blok, dan Piyik Hanging empat blok, sementara hari Minggu menjadi panggung persaingan kelas Dewasa Senior dan Dewasa Yunior yang masing-masing dibuka sebanyak empat blok," ungkapnya.

​Deny juga menguraikan keberadaan deretan doorprize mewah yang sengit diperebutkan guna menambah semarak pesta rakyat ini, di mana panitia menyediakan hadiah utama yang sarat akan kearifan lokal. Selain trofi juara, hadiah yang disiapkan mencakup sepasang sapi, sepeda listrik, TV LED, hingga berbagai alat elektronik rumah tangga lainnya.

​"Kami sengaja menyiapkan hadiah utama berupa satu pasang sapi sebagai simbol penghormatan terhadap budaya lokal Madura, disusul dengan dua unit sepeda listrik, dua unit TV LED, kompor gas, serta kipas angin untuk memanjakan para peserta," jelasnya.

Baca Juga: Kapolri dan Ketua Bhayangkari Sapa Dua Anak Pemenang Lomba Setapak Perubahan

​Pada akhir keterangannya, ia berharap agar gelaran skala nasional ini tidak sekadar menjadi tempat unjuk kebolehan seni suara burung perkutut, melainkan mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat sekitar.

Kedatangan ratusan wisatawan dan penghobi ini diharapkan membawa dampak positif langsung bagi para pelaku UMKM di wilayah Karang Dalam, Sampang. (**)

Berita Terbaru