320 Kasus Kriminal Terbongkar Dalam Sebulan, Kapolda Jatim Tegaskan Tidak ada Ruang Bagi Pelaku Kejahatan

avatar Yayuk

Beritainvestigasinews.id, Surabaya, Selasa (2/6/2026) – Komitmen Kepolisian Daerah Jawa Timur dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat kembali dibuktikan melalui capaian pengungkapan ratusan kasus kriminal selama bulan Mei 2026. Dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Mahameru Mapolda Jatim Surabaya, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto, M.Si., memaparkan hasil kerja keras seluruh jajaran kepolisian yang berhasil mengungkap 720 kasus kriminalitas di berbagai wilayah Jawa Timur.

Capaian tersebut merupakan hasil sinergi dan kerja intensif jajaran Polda Jawa Timur bersama Polres dan Polsek yang terus meningkatkan kegiatan kepolisian, patroli rutin, serta langkah-langkah preventif dan represif guna menciptakan situasi keamanan yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat.

Dalam keterangannya, Kapolda Jatim menjelaskan bahwa sejak awal Mei 2026, seluruh jajaran kepolisian telah diinstruksikan untuk memperkuat kehadiran personel di lapangan melalui patroli skala besar, optimalisasi unit reaksi cepat, serta peningkatan kegiatan kepolisian yang bersifat pencegahan maupun penindakan terhadap berbagai bentuk tindak kejahatan.

“Selama bulan Mei, kami menginstruksikan seluruh jajaran, baik Polda, Polres maupun Polsek se-Jawa Timur untuk meningkatkan kegiatan kepolisian, patroli, serta langkah preventif dan represif guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolda Jatim.

Hasil dari langkah tersebut menunjukkan capaian yang signifikan. Sepanjang Mei 2026, aparat kepolisian berhasil mengungkap sebanyak 720 kasus kriminalitas dengan total 390 tersangka yang berhasil diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Berdasarkan data yang dipaparkan, kasus pencurian menjadi tindak pidana yang paling banyak diungkap dengan jumlah 219 kasus. Selain itu, polisi juga berhasil mengungkap 46 kasus penganiayaan, 35 kasus pengeroyokan, serta berbagai tindak pidana lainnya yang selama ini menjadi perhatian serius masyarakat.

Tidak hanya mengamankan para pelaku, petugas juga berhasil menyita sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan tindak kejahatan. Barang bukti tersebut meliputi kendaraan bermotor, senjata tajam, senjata api, uang tunai, barang elektronik, hingga perhiasan emas yang diduga berasal dari hasil kejahatan maupun digunakan sebagai sarana tindak pidana.

Kapolda Jatim menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus tidak lepas dari dukungan masyarakat yang aktif memberikan informasi kepada aparat kepolisian. Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum semata, melainkan memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Ia mengapresiasi tingginya kesadaran masyarakat Jawa Timur dalam membantu tugas kepolisian dengan melaporkan berbagai potensi gangguan keamanan maupun tindak kriminal yang terjadi di lingkungan sekitar.

“Respons masyarakat terhadap situasi keamanan di Jawa Timur cukup positif. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi, melapor apabila mengetahui, menyaksikan, atau menjadi korban tindak kejahatan,” ungkapnya.

Kapolda juga menekankan bahwa kecepatan laporan dari masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan penanganan kasus di lapangan. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula aparat dapat melakukan tindakan untuk mencegah meluasnya dampak kejahatan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat.

“Semakin cepat laporan diterima, semakin cepat pula anggota kami dapat bergerak melakukan penanganan demi menjaga rasa aman di tengah masyarakat,” tegasnya.

Di akhir keterangannya, Kapolda Jawa Timur memastikan bahwa Polda Jatim akan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian, memperkuat patroli, serta melakukan penegakan hukum secara profesional, humanis, dan berkeadilan demi menjaga stabilitas keamanan di seluruh wilayah Jawa Timur.

Polda Jawa Timur juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan serta memberantas segala bentuk tindak kriminalitas yang meresahkan warga.

Dengan capaian pengungkapan 720 kasus dalam kurun waktu satu bulan, Polda Jatim menunjukkan keseriusannya dalam menindak pelaku kejahatan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat bahwa negara hadir untuk menjamin rasa aman bagi seluruh warga Jawa Timur.

 

YAYUK

Berita Terbaru