Sinergi dengan TNI-Polri, Rutan Sampang Gelar Penggeledahan Massal Berantas Halinar

avatar Taufik

Beritainvestigasinews.id || Sampang – Jajaran Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Sampang bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur menggandeng aparat TNI dan Polri menggelar penggeledahan gabungan berskala besar di seluruh kamar hunian warga binaan pada Selasa (02/06/2026) malam.

Langkah preventif ini sengaja diambil sebagai bentuk sinergitas antarinstansi dalam upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam memberantas peredaran barang-barang terlarang di dalam lingkungan pemasyarakatan.

Baca Juga: Peringati Idul Adha 1447 H, Karutan Sampang Ajak Masyarakat dan Warga Binaan Teladani Semangat Pengorbanan

​Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Jawa Timur, Alzuarman, menyatakan bahwa operasi gabungan ini merupakan langkah nyata dari institusi dalam mendukung terciptanya lingkungan rutan yang aman, tertib, dan kondusif.

Menurutnya, pemeriksaan menyeluruh yang melibatkan aparat penegak hukum (APH) lintas sektoral ini menjadi bukti transparansi dan keseriusan pihak pemasyarakatan dalam melakukan fungsi pengawasan.

​"Kegiatan penggeledahan gabungan ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan pemasyarakatan yang bersih dari peredaran narkoba serta penerapan zero HALINAR, yakni handphone, pungutan liar, dan narkoba," katanya.

​Lebih lanjut, Alzuarman menjelaskan bahwa proses pemeriksaan dilakukan dengan menyisir setiap sudut kamar hunian tanpa terkecuali, dengan tetap mengedepankan regulasi yang berlaku.

Ia memastikan seluruh personel gabungan yang diterjunkan tetap memakai pendekatan yang simpatik guna menjaga kondusifitas psikologis para warga binaan selama penggeledahan berlangsung.

Baca Juga: Rutan Kelas IIB Sampang Gelar Ikrar Zero Halinar dan Razia Gabungan Bersama APH

​"Tim gabungan melakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap barang-barang milik warga binaan guna memastikan tidak adanya senjata tajam maupun barang terlarang lainnya yang berpotensi mengganggu stabilitas," ungkapnya.

​Sementara itu, Kepala Rutan Klas IIB Sampang, Agus Yanto, turut memberikan penegasan bahwa pihak manajemen rutan tidak akan pernah memberikan toleransi atau ruang sedikit pun bagi pelanggaran prosedur di dalam lingkungan kerja yang dipimpinnya.

Ia menilai kehadiran personel TNI dan Polri sangat membantu memperkuat sistem pengamanan internal rutan.

Baca Juga: Momen Haru di Balik Jeruji: Rutan Sampang Gelar Buka Puasa Bersama Keluarga WBP

​"Kami sangat mengapresiasi dukungan penuh dari jajaran Kanwil Kemenkumham Jatim serta sinergitas yang solid dari rekan-rekan TNI dan Polri dalam menjaga integritas rutan," jelasnya.

​Pada akhir kegiatan, Agus Yanto mengonfirmasi bahwa seluruh rangkaian operasi pembersihan ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya gejolak dari warga binaan.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas tidak menemukan adanya narkotika, namun beberapa barang kecil yang dilarang tetap disita untuk segera didata dan dimusnahkan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Berita Terbaru