Beritainvestigasinews.id || Sampang – Di tengah hiruk-pikuk suasana malam Kota Sampang, sebuah usaha kecil menengah bernama Angkringan DND yang berlokasi di Jalan Wahid Hasyim sukses mencuri perhatian publik karena perkembangannya yang sangat signifikan.
Berbekal gerobak kontainer kuning-hitam yang ikonik, kedai modern ini menyajikan suasana hangat dan hidangan otentik ramah kantong berkisar antara Rp2.000 hingga Rp5.000, yang kini bertransformasi menjadi contoh inspiratif digitalisasi UMKM lokal menurut laporan saluran 'Berita Terkini'. Jumat (5/6/2026) Malam.
Baca Juga: Legasi Rasa Tiga Generasi: Warung Mustika Bu’ Cebbing Jadi Destinasi Kuliner Wajib di Sampang
Hilda, selaku pemilik utama Angkringan DND, menjelaskan bahwa kunci utama dari ramainya pembeli yang memadati tempat usahanya setiap malam adalah keberanian untuk keluar dari pakem tradisional.
Menurutnya, adaptasi teknologi dan pemanfaatan media sosial menjadi senjata ampuh untuk mengenalkan aneka sate-satean dan menu khas angkringan mereka kepada generasi muda di Sampang.
"Kami ingin membuktikan bahwa kedai tradisional pun mampu bersaing di era digital sekaligus menggerakkan perekonomian lokal secara mandiri melalui inovasi yang konsisten," katanya.
Sinta, saudara kandung Hilda yang ikut serta mengelola bisnis kuliner ini, menyatakan bahwa menjaga keseimbangan antara harga yang merakyat dan kualitas rasa adalah komitmen utama yang selalu mereka pegang teguh.
Ia menambahkan bahwa konsep kontainer modern sengaja dipilih agar tempat mereka memiliki pembeda visual yang kuat di antara jejeran kuliner malam lainnya.
Baca Juga: Aba Tohir Bangun "Luminous 2 Cafe & Resto", Optimis Majukan Tanah Kelahiran Bangkalan
"Dengan harga yang kami patok mulai dari dua ribu sampai lima ribu rupiah, semua kalangan dari pelajar hingga pekerja bisa menikmati hidangan kami tanpa perlu khawatir merogoh kocek dalam-dalam," ungkapnya.
Hilda kembali menegaskan bahwa digitalisasi yang mereka terapkan tidak hanya sebatas promosi di platform online, melainkan juga mencakup sistem pembayaran non-tunai demi memberikan kemudahan bagi para pelanggan.
Upaya ini terbukti efektif meningkatkan omzet harian secara drastis sejak pertama kali diterapkan beberapa bulan lalu.
"Kemudahan transaksi digital ini ternyata mendapat respons yang sangat positif dari konsumen, terutama para anak muda yang kini menjadi pelanggan setia kami," jelasnya.
Baca Juga: Dukung UMKM, Polres Bojonegoro Bantu Promosikan Produk Kuliner Melalui Jejaring Sosial
Sinta menutup keterangannya dengan harapan besar agar keberhasilan Angkringan DND dapat memicu semangat berwirausaha bagi masyarakat Sampang lainnya.
Ia meyakini bahwa keterbatasan modal bukan menjadi penghalang besar selama pelaku UMKM mau terus belajar dan memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada saat ini.
"Semoga kehadiran Angkringan DND ini bisa memotivasi pemuda-pemudi lain di Sampang untuk tidak ragu memulai usaha kuliner mereka sendiri dan bangkit secara ekonomi," pungkasnya.
Editor : Taufik