Kolaborasi Pemkab Sampang-TNI Pacu Pembangunan Desa Lewat TMMD Ke-129

avatar Taufik
Caption Foto: Sinergi Pemkab Sampang dan TNI, TMMD Ke-129 Resmi Dibuka untuk Akselerasi Pembangunan Desa
Caption Foto: Sinergi Pemkab Sampang dan TNI, TMMD Ke-129 Resmi Dibuka untuk Akselerasi Pembangunan Desa

BeritaInvestigasinews.id || Sampang – Pemerintah Kabupaten Sampang bersama TNI resmi membuka program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, pada Rabu (15/07/2026). Program lintas sektoral ini sengaja digulirkan sebagai langkah nyata sinergisitas antara TNI dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan secara terpadu.

​Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Kodam V/Brawijaya, Korem 084/Bhaskara Jaya, dan Kodim 0828/Sampang atas kepercayaan yang diberikan. Menurut pria yang akrab disapa Aba Idi tersebut, kehadiran TMMD bukan sekadar berfokus pada pembangunan sarana fisik, melainkan juga instrumen penting untuk memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui berbagai program pemberdayaan.

Baca Juga: Sinergi Pemkab Sampang dan TNI, Bupati Beserta Dandim 0828 Hadiri Paparan TMMD Ke-129 di Surabaya

​"Program TMMD merupakan bentuk nyata kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan desa. Kami berharap seluruh hasil pembangunan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat Desa Panyepen dan wilayah sekitarnya untuk meningkatkan kesejahteraan," katanya.

​Lebih lanjut, Bupati Sampang menjelaskan bahwa program TMMD Ke-129 ini dijadwalkan akan berlangsung selama satu bulan penuh, mulai dari 15 Juli hingga 13 Agustus 2026 mendatang. Fokus pembangunan fisik kali ini diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, seperti pembangunan jalan rabat beton, pengeboran air bersih, pembangunan tandon beserta menara air, rehabilitasi Pustu Desa Panyepen, hingga perbaikan sejumlah rumah tidak layak huni (RTLH).

Baca Juga: Dandim 0828/Sampang Gelar Aksi Jumat Berkah, Bagikan Nasi Kotak untuk Tukang Becak hingga Tukang Parkir

​Selain menyasar infrastruktur, kegiatan TMMD juga menghadirkan beragam program nonfisik yang menyentuh langsung aspek sosial, kesehatan, dan ekonomi warga, seperti penyuluhan budidaya kacang hijau, pengobatan gratis, sosialisasi bahaya narkoba, hingga pembagian sembako. "Kami ingin kolaborasi antara Pemkab Sampang dan TNI terus diperkuat. TNI merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan," ungkapnya.

​Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0828/Sampang, Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar, menegaskan bahwa TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral yang dirancang untuk mempercepat roda pembangunan di wilayah tertinggal. Pihaknya berkomitmen untuk memastikan seluruh personel TNI yang diterjunkan dapat membaur dan bekerja sama secara optimal dengan warga setempat.

Baca Juga: Sinergi TNI dan Rakyat, Babinsa Koramil Omben Genjot Pembangunan Jembatan Aramco

​"TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat gotong royong, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memperkuat ketahanan wilayah melalui kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan warga," ujarnya.

​Melalui komitmen bersama yang solid ini, pelaksanaan TMMD Ke-129 di Desa Panyepen diharapkan dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat jangka panjang. Keberhasilan program ini nantinya diproyeksikan menjadi motor penggerak utama bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan taraf hidup masyarakat di Kabupaten Sampang.

Berita Terbaru