Antrean Truk dan Panther Diduga Pengangkut Solar Subsidi di SPBU Sonder Disorot, Polda Sulut Diminta Audit Total

avatar Romeo

BeritaInvestigasiNews.id. Minahasa,- Dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar kembali menjadi sorotan publik di Sulawesi Utara. Kali ini, aktivitas mencurigakan terpantau di SPBU Pertamina 74.956.04 Sonder, Kabupaten Minahasa, pada Senin (13/7/2026), di tengah masih banyaknya keluhan masyarakat yang kesulitan memperoleh solar subsidi.

‎Berdasarkan pantauan awak media BeritaInvestigasiNews.id, antrean panjang truk dan kendaraan jenis Panther terlihat memadati area SPBU hingga meluber ke badan jalan. Sejumlah kendaraan diduga telah dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar, sehingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi.

‎Yang menjadi perhatian, beberapa kendaraan diduga tidak memenuhi standar kelayakan jalan, bahkan ada yang tidak menggunakan pelat nomor. Kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa pengisian BBM yang berlangsung bukan sekadar antrean biasa, melainkan diduga berkaitan dengan praktik pengumpulan solar subsidi untuk kemudian ditampung di gudang tertentu sebelum didistribusikan kembali dengan harga non-subsidi.

‎"Setiap hari Senin dan Kamis malam kendaraan yang sama terlihat bolak-balik mengisi solar. Bahkan ada yang tidak memakai pelat nomor. Kondisi ini sangat mengganggu lalu lintas dan menimbulkan kecurigaan di masyarakat," ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

‎Warga juga menyebut SPBU Sonder diduga menjadi lokasi distribusi dalam jumlah besar yang dikendalikan oleh pihak tertentu yang dikenal dengan sebutan Ratu Solar berinisial "W".

‎Fenomena ini memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi. Publik mempertanyakan apakah terdapat kelemahan dalam sistem pengawasan, atau apakah ada indikasi pelanggaran yang luput dari pengawasan sehingga aktivitas yang diduga berlangsung berulang kali tersebut dapat terus terjadi.

‎Sebagai fasilitas yang masuk dalam kategori Objek Vital Nasional (Obvitnas), SPBU berada dalam sistem pengamanan yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pengamanan internal, aparat kepolisian, hingga koordinasi dengan pihak terkait. Karena itu, masyarakat berharap apabila benar terdapat penyimpangan, penanganannya dilakukan secara cepat, profesional, dan transparan.

‎Apabila dugaan penyalahgunaan solar subsidi terbukti, dampaknya dinilai tidak hanya berpotensi merugikan keuangan negara akibat penyimpangan subsidi, tetapi juga mengurangi hak masyarakat serta pelaku usaha yang memang berhak memperoleh BBM bersubsidi sesuai ketentuan pemerintah.

‎Publik mendesak Polda Sulawesi Utara bersama PT Pertamina Patra Niaga melakukan audit menyeluruh terhadap penyaluran solar subsidi di SPBU tersebut. Pemeriksaan terhadap rekaman CCTV, data transaksi pengisian BBM, identitas kendaraan, legalitas kendaraan yang diduga dimodifikasi, hingga dugaan adanya lokasi penampungan solar di luar jalur resmi dinilai penting untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran.

‎Selain itu, aparat penegak hukum juga didorong menelusuri kemungkinan adanya jaringan terorganisir apabila dalam proses penyelidikan ditemukan bukti yang mengarah pada tindak pidana. Penegakan hukum yang profesional, transparan, dan sesuai ketentuan dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga agar subsidi energi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak.

‎Masyarakat juga meminta PT Pertamina Patra Niaga membuka data penyaluran serta realisasi kuota solar subsidi di SPBU Sonder sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas publik.

‎Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPBU Pertamina 74.956.04 Sonder belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Redaksi BeritaInvestigasiNews.id membuka ruang seluas-luasnya untuk hak jawab dan hak klarifikasi dari seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Baca Juga: Solar Subsidi Diduga Mengalir ke Penimbun, Publik Desak Audit Menyeluruh SPBU Ringroad Minahasa Utara

Berita Terbaru