Di balik tembok pembinaan, selalu ada harapan yang ingin tumbuh dan menata masa depan

avatar Redaksi

Beritainvestigasinews.id, Madiun - Kunjungan Universitas Terbuka Surabaya ke Lapas Kelas I Madiun menjadi bagian dari langkah membuka ruang belajar bagi Warga Binaan Pemasyarakatan. Kehadiran pendidikan menjadi pengingat bahwa kesempatan untuk berkembang tetap terbuka, bahkan di tengah keterbatasan.

Sebab pendidikan bukan hanya tentang ruang dan tempat, tetapi tentang kemauan untuk terus bertumbuh.

Di tengah keterbatasan, mereka memilih untuk belajar.

Di antara proses pembinaan, mereka menata mimpi.

Dan dari setiap halaman yang dipelajari, ada harapan untuk menulis cerita baru di masa depan.

Kasi Bimkemasy Lapas Kelas I Madiun, Ariya Juni Pratama, menyampaikan bahwa pendidikan menjadi salah satu bagian penting dalam proses pembinaan karena dapat memberikan bekal pengetahuan sekaligus membangun kepercayaan diri WBP untuk menatap kehidupan setelah kembali ke masyarakat.

> “Kami ingin memastikan bahwa kesempatan untuk belajar tetap terbuka bagi warga binaan. Pendidikan bukan hanya tentang mendapatkan ilmu, tetapi juga menjadi bagian dari proses perubahan diri dan bekal untuk membangun masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.

Karena kesempatan untuk berubah selalu ada.

Belajar hari ini, mempersiapkan diri untuk kembali esok hari.

Pemasyarakatan hadir untuk memanusiakan manusia—memberi ruang untuk berubah, bertumbuh, dan menjadi pribadi yang lebih baik serta bermanfaat bagi masyarakat.

 

Red

Berita Terbaru