Kelangkaan BBM di Madura Kian Resah, Anggota DPR RI Slamet Ariyadi Desak Pertamina Segera Bertindak

avatar Berita Investigasi
Caption Foto: ​Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Slamet Ariyadi,
Caption Foto: ​Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Slamet Ariyadi,

BERITAINVESTIGASINEWS.ID || SAMPANG - ​Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Slamet Ariyadi, mendesak PT Pertamina (Persero) untuk segera mengatasi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang memicu antrean panjang dan mengganggu roda perekonomian masyarakat di wilayah Madura Raya, Jawa Timur, pada Rabu (21/10/2026).

​Slamet menegaskan bahwa persoalan ini merupakan aspirasi mendesak yang disampaikan langsung oleh masyarakat di daerah pemilihannya. Menurutnya, kelangkaan pasokan BBM tidak hanya menyulitkan warga dalam memenuhi kebutuhan transportasi harian, tetapi juga berpotensi mematikan perputaran ekonomi daerah jika dibiarkan tanpa penanganan cepat. 

Baca Juga: Peringatan Maulid Nabi di Kediaman H. Slamet Ariyadi Berlangsung Khusyuk dan Penuh Kebersamaan

​“Saya meminta melakukan pengawasan SPBU dan melakukan koordinasi pemerintah daerah dan kepala SPBU, agar segala distribusi ditangani, hingga jangan sampai terjadi kehabisan stok, agar tidak terjadi antrean yang sangat panjang,” katanya. 


​Legislator asal Madura tersebut menambahkan bahwa kunci penyelesaian masalah ini terletak pada ketegasan pengawasan di lapangan dan responsivitas rantai distribusi. Ia menilai sinergi yang kuat antara Pertamina, pemerintah daerah, dan pengelola SPBU sangat krusial agar pasokan BBM di setiap stasiun pengisian dapat terpantau secara real-time dan mencegah kekosongan stok. 

Baca Juga: Kader PAN Sampang Salurkan Bantuan Paket Sembako Bagi Warga Kurang Mampu di Polagan


​“Kelangkaan BBM tidak hanya menyulitkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bahan bakar, tetapi juga berdampak terhadap aktivitas ekonomi secara luas,” ungkapnya. 


​Guna mengurai penumpukan kendaraan di berbagai lokasi, Slamet meminta BUMN penyedia energi tersebut tidak sekadar berjanji, melainkan segera mengambil langkah konkret di lapangan. Penanganan yang terkoordinasi dan cepat dinilai menjadi satu-satunya cara agar ketakutan warga akan kehabisan bahan bakar dapat segera diredakan.

Baca Juga: BM PAN Rayakan 28 Tahun: Tegas Kawal Zulkifli Hasan dan Dukung Kepemimpinan Prabowo Subianto


​“Kami meminta Pertamina segera mengatasi, karena kami yakin bahwa Pertamina benar-benar bekerja secara maksimal,” tegasnya. 


​Ia berharap proses distribusi BBM di seluruh pelosok wilayah Madura Raya dapat kembali pulih dan berjalan normal dalam waktu singkat. Dengan tercukupinya stok BBM di setiap SPBU, masyarakat diharapkan dapat kembali beraktivitas dengan tenang tanpa perlu membuang waktu dalam antrean panjang. 

Berita Terbaru