Warga Binaan Rutan Surabaya Mohon Maaf dan Basuh Kaki Ibu Dengan Penuh Haru

Berita Investigasi

Beritainvestigasinews.id, Sidoarjo, – (08/11) Suasana penuh haru menyelimuti Aula Rutan Kelas I Surabaya pada hari Jumat, saat sejumlah warga binaan diberi kesempatan untuk memohon maaf kepada orang tua mereka, terutama kepada sang ibu.

Dalam momen istimewa ini, warga binaan dengan penuh ketulusan membasuh kaki ibu mereka sebagai simbol penghormatan dan ungkapan maaf atas kesalahan di masa lalu. Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tomi Elyus, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Rutan Surabaya untuk memberikan kesempatan bagi para warga binaan agar dapat mengekspresikan permohonan maaf dan rasa hormat mereka kepada orang tua.

Baca juga: Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Gelar Sosialisasi Remisi dan Hak Integrasi Kepada Warga Binaan

Tomi Elyus menjelaskan bahwa memuliakan sosok ibu merupakan suatu keharusan bagi setiap orang, termasuk bagi warga binaan yang tengah menjalani masa pidana..

"Meskipun dalam kondisi terbatas di dalam rutan, penghormatan kepada orang tua, terutama ibu, tidak boleh hilang. Kami ingin memberikan ruang bagi mereka untuk memperbaiki hubungan dengan keluarga, terutama dengan orang tua, sebagai langkah awal menuju perubahan positif," tutur Tomi Elyus.

Rutan Kelas I Surabaya berharap kegiatan ini dapat menjadi pemicu bagi para warga binaan untuk merenungkan perjalanan hidup mereka dan memperbaiki diri.

Baca juga: Menteri Imipas Makan Bersama Warga Binaan Rutan Cipinang

Dalam suasana yang penuh emosional, para warga binaan secara bergiliran berlutut di hadapan ibu mereka, menyampaikan permohonan maaf, dan membasuh kaki sang ibu dengan air mata yang tak tertahan.

Bagi mereka, momen ini menjadi ajang untuk menyampaikan penyesalan dan niat tulus untuk memperbaiki diri di masa mendatang. Para ibu yang hadir pun tidak kuasa menahan tangis, menyambut anak-anak mereka dengan penuh kasih dan memberikan pelukan hangat sebagai tanda penerimaan. Suasana tersebut mengingatkan akan pentingnya dukungan keluarga dalam proses rehabilitasi warga binaan.

Dengan adanya kegiatan ini, Rutan Kelas I Surabaya menunjukkan komitmennya dalam mendukung warga binaan untuk bangkit dan merajut kembali tali kasih dengan keluarga. Melalui simbol membasuh kaki ibu, warga binaan diharapkan memperoleh ketenangan batin dan dorongan untuk menata masa depan yang lebih baik.

Baca juga: Kepala Rutan Surabaya Pimpin Apel Serah Terima Regu Pengamanan

Samsul A 

Editor : Redaktur

Investigasi
Berita Populer
Berita Terbaru