Beritainvestigasinews.id. Sulut,-Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) terus gencar mengedukasi masyarakat agar tidak menjadi korban penipuan terkait pemanfaatan data pribadi.
Kepala Dinas Dukcapil Kota Manado, Erwin Kontu, mengimbau warga untuk waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) atau KTP digital.
Baca juga: Pimpin Upacara HUT ke-403, Andrei Angouw Tegaskan Komitmen Bangun Manado yang Maju dan Sejahtera
“Dinas Dukcapil tidak pernah menghubungi warga secara langsung, apalagi meminta untuk mengunduh aplikasi IKD melalui tautan atau APK yang dikirim via WhatsApp,” tegas Kontu, Kamis (15/5).
Menurutnya, aplikasi IKD resmi hanya bisa diunduh melalui PlayStore dan AppStore. Warga diminta untuk tidak percaya jika menerima telepon atau pesan WhatsApp yang meminta untuk mengklik link tertentu.
Dari laporan yang diterima, modus ini melibatkan lebih dari satu orang. Telepon masuk dari beberapa nomor dengan gaya bicara meyakinkan dan bernada mendesak agar korban segera mengikuti instruksi.
“Biasanya mereka meminta korban untuk menerima dan menginstal APK berbahaya. Ini bisa membocorkan data pribadi, yang kemudian digunakan untuk kejahatan dan merugikan korban secara materi maupun non-materi,” tambahnya.
Baca juga: Kolaborasi Peduli Sesama, Honda DAW dan PWI Kota Manado Sukseskan Donor Darah HUT ke-403
Kontu menegaskan, jika ada panggilan atau pesan WhatsApp mencurigakan yang mengatasnamakan Dukcapil Kota Manado, masyarakat diminta untuk mengabaikan dan segera memblokir nomor tersebut.
Untuk informasi resmi lebih lanjut, warga dapat menghubungi layanan call center bebas pulsa 112.
Editor : Romeo