BERITAINVESTIGASINEWS.ID || SAMPANG - Pemerintah Kabupaten Sampang bersama Forum Sampang Sehat (FSS), Bank Sampang, dan sejumlah elemen masyarakat meluncurkan program penyaluran Truk Tangki 1 Juta Liter Air Bersih di halaman Pendopo Trunojoyo, Senin (7/9/2026).
Langkah tanggap darurat ini ditandai dengan pelepasan 5 armada tangki oleh Bupati Sampang H. Slamet Junaidi guna menangani krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah terdampak musim kemarau, seperti Desa Gunung Rancak di Kecamatan Robatal, serta area prioritas di Kecamatan Kedungdung, Karang Penang, Sreseh, dan Pangarengan.
Baca Juga: Muhammad SAW 1448 H, Bank Sampang Perkuat Silaturahmi dan Nilai Spiritual Karyawan
Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak, termasuk BUMD dan lembaga sosial, yang telah bergotong royong dalam aksi kemanusiaan ini. Menurutnya, penanganan bencana kekeringan yang rutin terjadi saat kemarau tidak bisa ditanggulangi oleh pemerintah daerah saja, melainkan memerlukan sinergi dan kepedulian bersama dari seluruh komponen masyarakat.
"Kegiatan ini harus memberikan manfaat kepada masyarakat. Pemerintah hadir ketika masyarakat membutuhkan, dan kami mengapresiasi semua pihak yang ikut bersama-sama membantu masyarakat," katanya.
Di sisi lain, Direktur Utama Bank Sampang Syaifullah Asyik menegaskan bahwa keikutsertaan BUMD yang dipimpinnya dalam rombongan pendistribusian air ini merupakan bukti nyata kepedulian sosial institusi. Ia menjelaskan bahwa Bank Sampang tidak hanya bertugas mendorong perekonomian daerah, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir secara langsung membantu warga yang sedang mengalami kesulitan air bersih.
Baca Juga: Sabet Dua Penghargaan Nasional di Solo, Bank Sampang Makin Dipercaya Masyarakat
"Kami ingin Bank Sampang tidak hanya hadir dalam urusan ekonomi dan keuangan, tetapi juga bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ketika masyarakat membutuhkan, kami ingin ikut hadir dan mengambil bagian," ungkapnya.
Syaifullah menambahkan, pola kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, BUMD, lembaga sosial, dan dunia usaha merupakan pilar kekuatan utama dalam mengatasi masalah kebutuhan dasar warga. Sinergi ini diharapkan dapat terus diperkuat sehingga program aksi sosial terpadu dapat menjangkau seluruh kawasan kekeringan secara adil dan merata.
Selain menyalurkan pasokan air bersih secara bertahap, aksi sosial terpadu ini juga dirangkai dengan pembagian paket kebutuhan pokok dan penyediaan layanan kesehatan gratis bagi warga terdampak. Upaya komprehensif ini dirancang tidak hanya untuk memenuhi pasokan air harian, tetapi juga untuk menjaga kondisi fisik serta meringankan beban ekonomi warga selama durasi musim kemarau.
Melalui pelepasan armada ini, bantuan air bersih diharapkan dapat segera terdistribusi tepat sasaran hingga ke pelosok desa yang paling membutuhkan tanpa berhenti pada seremoni semata.
Pemerintah Kabupaten Sampang bersama Bank Sampang dan FSS berkomitmen untuk terus mengawal gerakan bersama ini demi menekan dampak kekeringan di seluruh wilayah Madura.
Editor : Taufik