Gubernur Yulius Selvanus Gerak Cepat Atasi Krisis Beras, Pemprov Sulut Gelar Operasi Pasar Murah

Reporter : Kaperwil Sulut Romeo

Beritainvestigasinews.id. Sulut,-Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK), mengambil langkah taktis dalam merespons gejolak pasokan pangan nasional, khususnya kelangkaan beras yang kini turut dirasakan masyarakat di berbagai wilayah di Sulut.

Sebagai bentuk respon cepat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggandeng Perum Bulog untuk menggelar operasi pasar murah. Langkah ini ditujukan guna menstabilkan harga dan menjamin ketersediaan beras bagi masyarakat, terutama di wilayah rawan kelangkaan.

Baca juga: Gubernur Yulius Selvanus Lantik 134 Pejabat, Tegaskan Era Birokrasi Profesional dan Berorientasi Kinerja di Sulut

Plh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (DKIPS) Sulut, Denny Mangala, menyampaikan bahwa kelangkaan beras bukan hanya terjadi di Sulut, melainkan menjadi persoalan nasional. “Untuk mengantisipasi kelangkaan ini, maka Gubernur Sulut telah memerintahkan sejumlah instansi terkait untuk melakukan operasi pasar di tempat-tempat rawan,” ujarnya pada Kamis (11/7/2025).

Baca juga: Putra Terbaik Sulut Bertemu, Gubernur Akmil Mayjen TNI Rano Tilaar Sambangi RSUP Kandou Manado

Operasi pasar ini, lanjut Mangala, akan dipimpin langsung oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Christian Talumepa, dan melibatkan berbagai stakeholder termasuk Bulog. “Pemprov Sulut juga akan turun langsung memverifikasi informasi di lapangan terkait dugaan kelangkaan dan praktik penimbunan. Jika terbukti ada penimbunan beras oleh tengkulak, maka akan segera dikoordinasikan dengan pihak kepolisian untuk diproses hukum,” tegasnya.

Mangala menambahkan, langkah ini tak hanya untuk mengintervensi harga, tetapi juga bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap ketahanan pangan masyarakat, terutama kelompok ekonomi rentan yang paling terdampak.

Baca juga: Pricilia Rondo dan Jein Laluyan Kawal Keamanan Publik, Dukung Polda Sulut Berantas Kriminalitas

“Masalah beras bukan hanya persoalan distribusi, tetapi juga menyangkut rantai pasok dari hulu ke hilir. Karena itu, Gubernur juga terus mendorong peningkatan produktivitas petani lokal dan revitalisasi sistem logistik pangan daerah,” tutupnya.

Editor : Kaperwil Sulut Romeo

Investigasi
Berita Populer
Berita Terbaru