Beritainvestigasinews.id. Sulut,-Bupati Minahasa Utara, Joune JE Ganda, resmi dilantik sebagai Sekretaris Jenderal Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) periode 2025–2030. Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, dalam ajang Musyawarah Nasional (Munas) VI APKASI di Jakarta.
Joune Ganda dipercaya oleh 416 kepala daerah kabupaten se-Indonesia untuk mengemban amanah strategis ini. Pengangkatan tersebut disambut dengan penuh kebanggaan oleh masyarakat Sulawesi Utara, terutama di Minahasa Utara.
Baca juga: Sulut Tancap Gas Menuju Layanan Kesehatan Paripurna, Capaian UHC Hampir Sempurna Raih UHC Award 2026
Tokoh masyarakat dan adat Sulawesi Utara, Tonaas Wangko Ishak Tambani, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas pencapaian tersebut. Ia menilai bahwa jabatan Sekjen APKASI yang kini dipegang Joune Ganda merupakan simbol kepemimpinan cerdas, progresif, dan visioner dari Sulawesi Utara di kancah nasional.
“Bupati Joune Ganda adalah figur muda, cerdas, dan penuh dedikasi. Kini beliau mengemban amanah mewakili 416 kepala daerah se-Indonesia — ini bukan hal kecil,” ujar Tonaas Tambani, Kamis (18/7).
Ia juga menambahkan bahwa kepercayaan tersebut merupakan bukti nyata bahwa kepemimpinan Ganda di Minahasa Utara telah memberikan inspirasi luas dan dampak positif secara nasional.
Baca juga: Ketua ARMAK Sulut Soroti Jalan Rusak: Calvin Castro Tegur Keras Walikota Manado dan Bupati Minut
“Pelantikan ini menjadi titik awal baru bagi peran strategis beliau dalam memajukan kabupaten-kabupaten di seluruh Indonesia, khususnya di kawasan Timur,” katanya.
Sebagai tokoh adat, Tambani berharap agar suara dan kepentingan Indonesia Timur bisa lebih terdengar di tingkat nasional. Ia pun mengajak masyarakat Sulawesi Utara untuk mendukung penuh tugas besar yang kini diemban oleh Bupati Joune Ganda.
“Ini adalah momentum sejarah. Kita sebagai masyarakat Sulut harus menjadi bagian dari semangat kemajuan ini,” pungkasnya.
Dengan posisi barunya sebagai Sekjen APKASI, Joune Ganda diharapkan dapat membawa sinergi antarwilayah dan memperkuat pembangunan daerah yang inklusif serta berkelanjutan.
Editor : Kaperwil Sulut Romeo