LIRA Tercoreng! Eks Oknum Anggota Terlibat Penyelundupan Pupuk Subsidi Probolinggo Ngawi

Reporter : Redaksi

Beritainvestigasinews.id | Probolinggo – Topeng moral LSM LIRA sebagai predator korupsi mulai robek, skandal memalukan mencuat saat salah satu oknum anggotanya diduga kuat menjadi aktor utama dalam penyelundupan pupuk subsidi dari Probolinggo ke Ngawi. Aib ini menyeret nama besar LIRA, lembaga yang selama ini koar-koar soal integritas dan anti-korupsi, namun kini malah kecolongan dari dalam.Senin,04/08/2025.

Gubernur Jatim (G-APKM) Gerakan Aktivis Pelayan Kesejahteraan Masyarakat, Jerry Martinus, mengungkapkan kekesalannya terhadap sikap LIRA yang mencoba lepas tangan, Ia menilai alasan bahwa pelaku bukan lagi anggota aktif hanyalah tameng pengecut. "Kalau memang terbukti terlibat, akui saja! Tidak usah malu. Malah lebih memalukan kalau kalian buang badan dan bungkam, kata Jerry Martinus

Menurut Gubernur Jatim G-APKM, si pelaku masih menggunakan nama besar LIRA saat menjalankan aksi kotornya. Dalam pengamanan distribusi pupuk subsidi, ia berlagak seperti penjaga moral, padahal diam-diam mencuri dari ladang petani. Tindakan ini tidak hanya melukai petani, tapi juga menusuk kepercayaan publik yang selama ini memandang LIRA sebagai lembaga bersih.

Skema penyelundupan ini tergolong rapi dan terorganisir, pupuk subsidi dari Probolinggo yang seharusnya dinikmati petani kecil malah dialihkan ke Ngawi lewat jalur gelap. Distribusi ilegal ini mempertegas bahwa oknum tersebut bukan pemain kemarin sore, ia tahu celah, tahu sistem, dan tega mengkhianati rakyat kecil demi kantong pribadi.

Para petani, khususnya di wilayah Probolinggo, kini menjerit. Mereka kekurangan pasokan pupuk, sawah mengering, hasil panen merosot. Sementara itu, si pelaku dan kroninya bersulang di atas penderitaan petani. Ini bukan sekadar pelanggaran hukum, tapi pengkhianatan terhadap jerih payah rakyat.

Gubernur Jatim G-APKM, Gerakan Aktivis Pelayan Kesejahteraan masyarakat, meminta aparat hukum tidak terbuai dengan dalih administratif yang dipakai LIRA. Ia mendesak pengusutan tuntas dan transparan.

"Kami akan terus kawal kasus ini, tidak ada tempat bagi maling berseragam aktivis, kalau tidak bisa membersihkan rumah sendiri, jangan sok suci di depan publik, saya tantang pimpinan LIRA dari Gubernur sampai Bupati untuk ambil tindakan tegas", tukasnya tajam.

Kisah ini menyisakan ironi pahit, lembaga yang seharusnya menjadi benteng keadilan justru melahirkan pengkhianat. Serigala berbulu domba bukan dongeng lagi. Ia nyata, hidup, dan kini sedang tertawa di tengah kebusukan sistem yang membiarkannya tumbuh, Tutur Gubernur Jatim G-APKM - Jerry Martinus

Salah satu warga Probolinggo, ikut mengomentari terkait oknum LIRA yang terlibat penyelundupan pupuk subsidi ilegal di Ngawi, kami sudah tidak percaya lagi pada LIRA, kemaren bersama Panja pupuk mengeritik terkait masalah pupuk subsidi di Kantor DPRD, dengan suara lantang dugaan terkait kelangkaan pupuk subsidi serta harga yang melambung di atas HET, katanya mau bantu petani Probolinggo agar tidak ada lagi yang namanya kelangkaan pupuk serta mahalnya harga pupuk subsidi, hasilnya sangat mengejutkan, ternyata ada oknum LIRA yang terlibat kasus penangkapan pupuk subsidi dua truk di Polres Ngawi.

Dalam kasus penangkapan pupuk subsidi ilegal dua truk oleh Polres Ngawi, hingga saat ini masih terus didalami untuk mengungkap jaringan distribusi ilegal pupuk subsidi lintas daerah yang diduga terstruktur dan melibatkan berbagai pihak.

 

Redaksi

Editor : Nugik Ramadhan

Investigasi
Berita Populer
Berita Terbaru