Beritainvestigasinews.id || Sampang Warga Jalan Teratai, Kelurahan Dalpenang, Sampang, Madura, digegerkan dengan penemuan seekor ular berukuran sangat besar yang melintas di area permukiman. Ular yang diperkirakan memiliki panjang kurang lebih 3 meter tersebut ditemukan di gang jalan yang menghubungkan kawasan rumah padat penduduk dengan jalan raya utama, memicu kekhawatiran dan ketegangan di kalangan penduduk setempat. Senin (8/12/2025)
Penemuan mendadak ini langsung menarik perhatian warga yang bergotong-royong untuk mengamankan reptil besar tersebut.
Baca juga: Gercep, Kapolsek Simokerto Langsung Datangi TKP Penemuan Jenazah di Kapas Krampung Surabaya
Saksi kunci dan penemu pertama ular tersebut adalah seorang warga yang dikenal dengan panggilan Arik. Ia merupakan salah satu warga yang melintas di lokasi kejadian bersama istri dan anaknya.
Penemuan ini segera menjadi pusat perhatian, dan proses penangkapan dibantu secara aktif oleh beberapa warga Jalan Teratai lainnya yang segera merespons teriakan dan situasi darurat tersebut.
Lokasi pasti penemuan ular ini adalah di gang Jalan Teratai, Area tersebut merupakan jalur yang sering dilewati warga, terutama bagi mereka yang hendak menuju jalan raya utama atau kembali ke rumah. Posisi ular yang saat itu bergerak menuju jalan raya menambah urgensi penangkapan untuk menghindari bahaya yang lebih besar.
Kejadian penemuan ular besar ini berlangsung ketika Arik hendak pamit pulang dari rumah mertuanya di Jalan Teratai. Peristiwa ini terjadi saat ia sedang berkendara menggunakan sepeda motor bersama anak dan istrinya. Meskipun waktu pasti tidak disebutkan, konteksnya mengindikasikan bahwa peristiwa itu terjadi saat malam
Arik menjelaskan Ular tersebut diduga keluar dari selokan dan memasuki area permukiman warga, kemungkinan besar untuk mencari mangsa atau melintasi kawasan tersebut menuju tempat yang lebih aman. "Pergerakan ular menuju jalan raya menjadi alasan utama mengapa Arik dan warga bertindak cepat, yaitu untuk mencegah ular tersebut membahayakan pengguna jalan lainnya dan menghindari konflik yang tidak diinginkan di lingkungan padat penduduk."jelasnya
Proses penangkapan ular berlangsung dramatis. Arik, yang terkejut melihat penampakan ular di gang jalan, segera berusaha mengamankannya. Ia berupaya menghentikan pergerakan ular dengan menginjak ekornya. Namun, ular tersebut memberikan perlawanan yang cukup kuat, menyebabkan Arik kesulitan mengendalikan reptil tersebut sendirian. Berkat bantuan cepat dari warga lain yang berdatangan, ular raksasa itu akhirnya berhasil dilumpuhkan dan ditangkap.
Setelah ular berhasil diamankan dan situasi terkendali, langkah selanjutnya yang diambil warga adalah menghubungi pihak berwenang. Warga segera menelepon Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat. Tujuannya adalah agar ular besar tersebut dapat dievakuasi secara profesional dan aman, menjauhkan ular dari permukiman warga dan memastikan keselamatannya, serta mencegah potensi bahaya di kemudian hari.
Editor : Taufik