Jalur Utama Desa Karangpenang Onjur Lumpuh Akibat Longsor, Warga Desak Pemkab Sampang Segera Bertindak

Berita Investigasi
Foto: Jalur Utama Desa Karangpenang Onjur Akibat Longsor,

Berita-compasnews.com || Sampang - Bencana tanah longsor melanda Dusun Dubaja, Desa Karangpenang Onjur, Kecamatan Karangpenang, Kabupaten Sampang pada Rabu (07/01/2026).

Peristiwa ini mengakibatkan akses jalan utama desa ambles dan lumpuh total, sehingga memutus urat nadi aktivitas perekonomian serta mobilitas masyarakat setempat.

Baca juga: Gerak Cepat, Polda Jatim Terjunkan 4 Tim Tangani Peristiwa Pengeroyokan di Sampang

Kejadian bermula saat wilayah Karangpenang diguyur hujan dengan intensitas tinggi sejak Selasa malam hingga Rabu pagi. Debit air yang meluap menyebabkan tebing di sisi jalan tidak mampu menahan beban, hingga akhirnya material tanah runtuh dan membawa sebagian besar badan jalan ke dasar jurang.

Mahrus, salah seorang warga terdampak, menuturkan bahwa kondisi ini telah berlangsung selama lima hari tanpa adanya penanganan serius dari pemerintah daerah.

"Padahal, jalan tersebut merupakan akses vital bagi warga untuk mendistribusikan hasil pertanian, menuju pasar, hingga akses utama bagi anak-anak untuk berangkat ke sekolah."Ungkapnya 

Baca juga: Bertajuk Berkibarlah Benderaku, Kasdim 0830/Surabaya Utara Hadiri Acara Refleksi Peristiwa Perobekan Bendera

Dampak dari terputusnya akses ini memaksa warga mencari jalur alternatif yang jarak tempuhnya jauh lebih jauh dan memakan waktu lama. Bagi warga yang membawa kendaraan roda empat, aktivitas terpaksa dihentikan sepenuhnya karena kondisi jalan yang sama sekali tidak memungkinkan untuk dilintasi.

Masyarakat sangat menyayangkan lambatnya respons dari instansi terkait, mengingat jalan tersebut juga menjadi jalur evakuasi medis untuk mengantarkan orang sakit. Warga berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang tidak hanya sekadar meninjau, namun segera melakukan perbaikan darurat agar aktivitas kembali normal.

Merespons keluhan tersebut, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Fajar Arif, menyatakan bahwa pihaknya telah menjadwalkan peninjauan lapangan. Tim teknis akan diterjunkan untuk mengukur tingkat kerusakan dan melakukan pemetaan sebagai dasar pengajuan anggaran perbaikan bencana.

Baca juga: Polres Malang Salurkan Bantuan UMKM Untuk Keluarga Peristiwa Kanjuruhan Asal Probolinggo dan Pasuruan

"Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, ancaman longsor susulan masih menghantui warga sekitar. BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras kembali turun, mengingat kondisi tanah di titik longsoran masih sangat labil dan rawan pergeseran." Jelasnya 

Kini, bola panas berada di tangan Pemkab Sampang untuk membuktikan komitmen tanggap bencananya. Tanpa perbaikan segera, isolasi ekonomi dan gangguan pendidikan di Desa Karangpenang Onjur dikhawatirkan akan semakin berdampak buruk pada kesejahteraan masyarakat di awal tahun 2026 ini.

Editor : Taufik

Investigasi
Berita Populer
Berita Terbaru