Wabup Sampang Tekankan Penguatan SDM dan Infrastruktur Berkelanjutan di Musrenbang RKPD 2027 Kecamatan jrengik

Reporter : Taufik
Foto: Wabup Sampang Saat Sambutan di Musrenbang RKPD 2027 Kecamatan jrengik

Beritainvestigasinewd.id || Sampang — Pemerintah Kabupaten Sampang resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Kecamatan Jrengik, Rabu (28/1/2026). Forum strategis ini dilaksanakan sebagai langkah konkret untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dari tingkat bawah dengan arah kebijakan pembangunan daerah agar lebih terukur dan tepat sasaran.

​Wakil Bupati Sampang, H. Ahmad Mahfudz, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar rutinitas administratif. Beliau menekankan pentingnya keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan agar program yang dirumuskan mampu menjawab persoalan riil di lapangan. Menurutnya, pembangunan yang berkualitas harus bersifat partisipatif dan tidak boleh berjalan secara eksklusif atau elitis.

Baca juga: Bupati Slamet Junaidi Resmi Lantik Andy Andrian sebagai Direktur Baru RSUD dr. Mohammad Zyn

​Dalam arahannya, Wabup memaparkan tema pembangunan RKPD 2027, yaitu “Mendorong Peningkatan Daya Saing Daerah dan Kualitas Layanan Dasar yang Merata.” Tema ini diturunkan menjadi empat prioritas utama, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), percepatan penurunan angka kemiskinan, penguatan infrastruktur dan konektivitas berwawasan lingkungan, serta transformasi tata kelola pemerintahan berbasis digital.

​H. Ahmad Mahfudz juga memaparkan sejumlah capaian indikator makro sebagai bahan evaluasi. Tercatat, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sampang pada tahun 2025 berada di angka 67,23, sementara angka kemiskinan berhasil ditekan hingga 20,61 persen. Meskipun menunjukkan tren perbaikan, ia mengingatkan seluruh jajaran untuk bekerja lebih keras karena angka tersebut dinilai masih belum ideal untuk kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Baca juga: Lewat Lomba Perkutut Nasional Bupati Cup, Pemkab Sampang Dorong Pelestarian Budaya dan Ekonomi

​Secara spesifik, Kecamatan Jrengik disorot sebagai wilayah strategis yang berfungsi sebagai penyangga perkotaan sekaligus pintu gerbang Kabupaten Sampang. Wabup mendorong optimalisasi potensi lokal, mulai dari sektor agraris hingga wisata pedesaan. Ia meminta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Jrengik dikelola secara transparan dan akuntabel agar mampu menjadi motor penggerak ekonomi warga tanpa dikuasai oleh kelompok tertentu.

​Namun, di tengah potensi tersebut, tantangan besar masih membayangi wilayah Jrengik, terutama terkait persoalan infrastruktur dasar dan penanganan banjir. Masalah luapan Sungai Panyiburan yang kerap melumpuhkan mobilitas warga menjadi catatan serius. Wabup menyatakan bahwa penyelesaian masalah ini membutuhkan sinergi lintas sektor dan perencanaan teknis yang lebih matang agar solusi yang dihasilkan bersifat jangka panjang.

Baca juga: Pemkab Sampang Terima LHP LKPD TA 2025 dari BPK Jatim, Komitmen Wujudkan Tata Kelola Akuntabel

​Menyikapi kondisi fiskal nasional, Wakil Bupati mengingatkan adanya kebijakan pengurangan transfer dana dari pemerintah pusat. Kondisi ini menuntut pemerintah daerah dan kecamatan untuk lebih bijak dalam menyusun usulan pembangunan. Prinsip efektivitas dan skala prioritas menjadi kunci utama agar di tengah keterbatasan anggaran, kebutuhan mendasar masyarakat tetap dapat terakomodasi dengan baik.

​Menutup rangkaian acara, Camat Jrengik, Khoirul Anam, menyatakan kesiapannya untuk mengawal hasil Musrenbang agar selaras dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Sampang."Kami berkomitmen untuk terus mendorong percepatan pembangunan yang merata di wilayahnya, demi mewujudkan kehidupan sosial yang harmonis dan peningkatan ekonomi bagi warga di pintu gerbang kabupaten tersebut."pungkasnya 

Editor : Taufik

Investigasi
Berita Populer
Berita Terbaru