Polres Tomohon Bersinar di Bawah AKBP Nur Kholis, Kasus Sajam Viral Diungkap Cepat dan Akurat

Reporter : Kaperwil Sulut Romeo

BeritaInvestigasiNews.id. Tomohon,- Kinerja gemilang kembali ditunjukkan Polres Tomohon di bawah kepemimpinan AKBP Nur Kholis, S.I.K. Penanganan cepat dan tegas terhadap kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) yang sempat viral di media sosial berhasil menuai apresiasi luas dari masyarakat.

Melalui gerak cepat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), aparat berhasil mengamankan sembilan orang tersangka yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut. Para pelaku kini tengah menjalani proses hukum lebih lanjut.

Baca juga: 10 Excavator Diamankan, Publik Tagih Pengungkapan Pemilik dan Pengendali PETI Garini

Kasat Reskrim Polres Tomohon, Iptu Royke R. Y. Mantiri, SH., MH., mengungkapkan bahwa masing-masing tersangka memiliki peran berbeda dalam kejadian tersebut.

“Dari sembilan tersangka yang diamankan, lima orang menggunakan senjata tajam dan melakukan penikaman, sementara empat lainnya turut melakukan pemukulan terhadap korban,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa insiden tragis tersebut dipicu oleh kesalahpahaman yang berujung aksi brutal. Situasi diperparah karena para pelaku berada di bawah pengaruh minuman keras saat kejadian berlangsung.

“Motifnya murni salah paham, dan para pelaku dalam kondisi dipengaruhi miras,” tambah Iptu Royke.

Baca juga: Komitmen Keselamatan Jadi Prioritas, PT MSM Bangun Akses Alternatif Saat Ruas Jalan Mengalami Penurunan

Fakta lain yang turut terungkap, tidak satu pun dari para tersangka merupakan warga asli Kota Tomohon. Mereka diketahui berasal dari wilayah Manado dan Minahasa Utara (Minut).

Proses penangkapan dilakukan secara terukur di dua lokasi berbeda. Tiga tersangka berhasil diamankan di wilayah Tomohon, sementara enam lainnya diringkus di wilayah Manado, menunjukkan koordinasi dan respons cepat aparat di lapangan.

Sebagai penutup, pihak kepolisian mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

Baca juga: Dugaan Tambang Ilegal, WNA, dan Beking APH: Modayag Menunggu Aksi Nyata Penegak Hukum

“Kami mengimbau masyarakat Kota Tomohon untuk bersama-sama menjaga kondusivitas. Keamanan bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi juga tanggung jawab kita bersama,” pungkas Iptu Royke.

Hingga kini, Polres Tomohon masih terus melakukan pengembangan guna memastikan seluruh pihak yang terlibat dapat diproses secara tuntas sesuai hukum yang berlaku. Keberhasilan ini semakin menegaskan komitmen Polres Tomohon dalam menciptakan rasa aman dan menjaga stabilitas kamtibmas di tengah masyarakat.

Editor : Kaperwil Sulut Romeo

Investigasi
Berita Populer
Berita Terbaru