BeritaInvestigasiNews.id. Sulut,- Prestasi gemilang kembali ditorehkan Kapolda Sulawesi Utara, Roycke Harry Langie, yang resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Hukum dengan predikat cumlaude dari Universitas Trisakti. Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa dedikasi terhadap tugas negara dapat berjalan seiring dengan komitmen tinggi dalam dunia akademik.
Prosesi wisuda yang berlangsung khidmat pada Selasa (5/05/2026) di kampus Universitas Trisakti bukan sekadar seremoni biasa. Mengenakan toga hitam berselempang merah bergaris emas dengan sash bertuliskan “Cum Laude”, sosok perwira tinggi Polri ini tampak memancarkan kebahagiaan tulus buah dari perjalanan panjang yang penuh disiplin, kerja keras, dan konsistensi belajar di tengah padatnya tanggung jawab sebagai aparat penegak hukum.
Baca juga: Laporan Penganiayaan Seret Kerabat Oknum Persit, Korban Pelajar Mengaku Dipukul dan Diintimidasi
Disertasi yang dipertahankannya berjudul “Strategi Optimalisasi Kerjasama Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang” mengangkat isu krusial human trafficking yang masih menjadi ancaman serius, baik di tingkat nasional maupun internasional. Tema tersebut tidak hanya digarap dari sisi akademik, tetapi juga diperkuat oleh pengalaman lapangan yang matang selama bertahun-tahun memimpin berbagai operasi penegakan hukum.
Karier panjang Roycke Harry Langie menunjukkan konsistensi dan ketangguhan. Perjalanan pengabdiannya dimulai sejak 1995 sebagai Kasat Serse Polres Indramayu, Polda Jawa Barat. Ia kemudian menapaki berbagai posisi strategis, mulai dari Kapolsek Metro Jagakarsa, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, hingga menjabat Dirreskrimum Polda Metro Jaya pada 2018.
Puncak ujian kepemimpinan hadir saat ia dipercaya memimpin Operasi Nemangkawi di Papua sebagai Kepala Operasi Polri. Dalam operasi di wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi tersebut, ia menunjukkan kepemimpinan yang tegas, strategi yang terukur, serta keberanian dalam mengambil keputusan penting.
Baca juga: Kapolri Tiba di Manado, Gubernur Yulius Selvanus dan Forkopimda Sulut Tunjukkan Kekompakan
Kariernya terus menanjak dengan menjabat Wakapolda Bali pada 2020, kemudian Kakorbinmas Baharkam Polri pada 2023, hingga akhirnya dipercaya memimpin Polda Sulawesi Utara sebagai Kapolda sejak 2024.
Raihan gelar doktor cumlaude ini pun langsung memantik gelombang apresiasi dari berbagai kalangan masyarakat Sulawesi Utara. Lebih dari sekadar pencapaian akademik, keberhasilan ini dinilai memiliki dampak nyata terhadap penguatan sistem penegakan hukum, khususnya dalam pemberantasan kejahatan perdagangan orang yang kian kompleks dan lintas batas.
Apresiasi penuh haru datang dari tokoh agama, Ricky Tafuama, yang menyampaikan doa dan rasa bangga atas capaian tersebut.
Baca juga: Diduga Berkedok Koperasi Merah Putih, Tambang Batu Tanpa Izin di Masarang Terus Beroperasi
“Segala kemuliaan bagi Tuhan. Banyak selamat, kebanggaan kami Bapak Kapolda Sulawesi Utara. Diberkati berlimpah bersama Ibu Ketua dan anak-anak terkasih. Amin,” ungkapnya.
Wisuda pada 5 Mei 2026 di Universitas Trisakti kini menjadi simbol kuat bahwa pengabdian kepada negara dan semangat menuntut ilmu dapat berjalan beriringan. Sosok Roycke Harry Langie membuktikan, prestasi tidak mengenal batas selama diiringi tekad, integritas, dan kerja keras yang konsisten.
Editor : Romeo