BERITAINVESTIGASINEWS.ID || SAMPANG – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sampang di bawah kepemimpinan Karutan Agus Yanto terus melakukan pembenahan fasilitas operasional dan pelayanan publik untuk mengubah kesan kumuh menjadi modern, tertib, serta humanis pada Sabtu (19/9/2026).
Langkah transformasi ini dipicu oleh kondisi sejumlah sarana pendukung seperti kendaraan tangki air yang sebelumnya kurang terawat, sehingga jajaran Rutan tergerak untuk membenahi diri agar mampu sejajar dengan instansi pemerintah lainnya.
“Memang kami harus berjuang. Kondisinya terlihat kumuh. Bagaimana kita bisa menyejajarkan diri dengan instansi lain agar terlihat lebih eksis dan profesional,” katanya.
Guna mewujudkan pelayanan yang lebih layak dan representatif, Karutan menyiapkan rencana pembangunan Gedung Pelayanan Publik terpadu yang diproyeksikan sebagai pusat antrean bagi keluarga warga binaan di area depan Rutan.
Baca juga: Sinergi dengan TNI-Polri, Rutan Sampang Gelar Penggeledahan Massal Berantas Halinar
“Masih ada satu program yang belum kami wujudkan karena keterbatasan anggaran, yaitu pembangunan gedung pelayanan di area depan. Nantinya masyarakat yang datang akan antre dan mendapatkan pelayanan di ruang publik yang lebih nyaman dan layak,” ungkapnya.
Proses pembenahan dan optimalisasi sarana yang ada berjalan lancar berkat komunikasi aktif serta koordinasi intensif yang dijalankan secara vertikal ke Kantor Wilayah maupun horizontal ke pemerintah daerah.
Melalui pendekatan dan komunikasi tersebut, Rutan Sampang berupaya memanfaatkan potensi aset atau sarana dari instansi lain yang sudah tidak terpakai namun masih sangat layak guna menunjang operasional Rutan.
Pihak Rutan menegaskan siap menerima berbagai bentuk dukungan dan bantuan dari pihak luar selama selaras dengan regulasi resmi serta tidak mengganggu stabilitas keamanan, ketertiban, maupun aktivitas operasional di dalam Rutan.
Editor : Taufik