Perkuat Prestasi Mahasiswa, STIKES Sukma Wijaya Sampang Resmikan UKM  Seni beladiri Cabang Olahraga Taekwondo

avatar Berita Investigasi
Caption Foto: STIKES Resmikan Pengurus UKM Seni beladiri dan Gelar Demonstrasi Taekwondo
Caption Foto: STIKES Resmikan Pengurus UKM Seni beladiri dan Gelar Demonstrasi Taekwondo

BERITAINVESTIGASINEWS.ID || SAMPANG — Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Sukma Wijaya Sampang menggelar acara pelantikan Ketua dan Wakil Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni & Olahraga yang dirangkaikan dengan demonstrasi bela diri taekwondo pada panggung utama kampus di Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Jumat (30/10/2026).

Kegiatan yang mengusung tema "Bergerak dalam ikhtiar, berkarya... Berikanlah yang terbaik" tersebut berlangsung secara khidmat dan meriah dengan dihadiri oleh jajaran civitas akademika, pengawas yayasan, serta para pengurus baru yang berbaris rapi mengenakan seragam bela diri.

Baca Juga: Keluarga Besar STIKES Sukma Wijaya Sampang Berduka atas Wafatnya Ayahanda Ketua DPD Nasdem

​Langkah ini dilakukan sebagai upaya kampus dalam mewadahi bakat mahasiswa di bidang olahraga dan seni, sekaligus memperluas ruang pembinaan mental serta kedisiplinan melalui seni bela diri Taekwondo. Pengawas Yayasan Sosial dan Pendidikan Ragapadmi STIKES Sukma Wijaya, Rudi Setiadi, S.E., M.M., menegaskan bahwa pihak yayasan dan akademika memberikan dukungan penuh terhadap pembentukan UKM dan pembukaan cabang latihan ini.

​"Dengan adanya Taekwondo ini, harapannya bisa mengukir prestasi serta mengangkat nama baik STIKes Sukma Wijaya di tingkat daerah maupun nasional," katanya.

​Di sisi lain, perkembangan cabang olahraga ini di lingkungan kampus tidak lepas dari inisiasi panjang yang telah dirancang sejak setahun yang lalu. Instruktur Taekwondo sekaligus Ketua Taekwondo Kabupaten Sampang, Ali, menjelaskan bahwa pembukaan ikatan latihan di STIKES Sukma Wijaya merupakan realisasi dari mandat dan kolaborasi bersama pimpinan yayasan.

Baca Juga: 340 Mahasiswa Baru STIKES Sukma Wijaya Sampang Resmi Ikuti Penutupan PKKMB dan Outbound di Pantai Camplong

​"Memang kami diminta oleh Bapak Rudi sebagai pengawas sejak setahun yang lalu, dan alhamdulillah bisa terealisasi sekarang untuk membuka Dojang baru sebagai penunjang bakat mahasiswa di kampus STIKes Sukma Wijaya," ungkapnya.

​Dalam kesempatan tersebut, Ali juga memberikan edukasi sejarah mengenai asal-usul bela diri Taekwondo yang kini resmi menjadi salah satu kegiatan penunjang utama mahasiswa di kampus. Ia menyampaikan bahwa Taekwondo pada awalnya merupakan bentuk pertahanan diri prajurit dalam kondisi peperangan di Korea Selatan sebelum akhirnya bertransformasi menjadi olahraga bela diri populer yang berkembang pesat sejak tahun 1973.

Baca Juga: STIKes Sukma Wijaya Sampang Sambut 340 Mahasiswa Baru Melalui PKKMB Dirgantara Sakti Vijaya

​"Yang namanya berperang dengan alat perang, taekwondo ini dulu adalah sebagai bela diri perang di Korea Selatan. Kemudian dibawa dan diperkenalkan ke Indonesia secara luas oleh Mauritsz Dominggus sekitar tahun 1975 melalui Tanjung Priok, Jakarta Utara, di mana yang membawa langsung dari Korea adalah Kogusin," jelasnya.

​Melalui peresmian UKM Seni & Olahraga serta hadirnya sarana latihan taekwondo ini, seluruh civitas akademika berharap semangat pantang menyerah dan kedisiplinan para atlet muda dapat menular ke seluruh mahasiswa STIKES Sukma Wijaya Sampang.

Berita Terbaru