Polresta Manado Tegaskan Penyidikan Dugaan Penyimpangan BBM Terus Berjalan, Masyarakat Diajak Aktif Berikan Informasi

Reporter : Romeo

BeritaInvestigasiNews.id. Manado,- Polresta Manado menegaskan komitmennya untuk menuntaskan proses penyidikan terkait dugaan penyalahgunaan maupun penyimpangan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kota Manado.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam memastikan penanganan setiap perkara berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Baca juga: Kapolda dan Propam Polda Sulut Diharapkan Turun Tangan, Pelapor Keluhkan Ketidakjelasan Penanganan Pengaduan

Polresta Manado juga memastikan bahwa setiap perkembangan perkara yang dapat dipublikasikan akan disampaikan secara terbuka kepada masyarakat, dengan tetap memperhatikan kepentingan penyidikan.

Langkah ini sekaligus menjadi bentuk keterbukaan informasi publik serta komitmen kepolisian dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum.

Baca juga: Geger Mabes Polri! Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Ditahan, Listyo Sigit Ikut Terseret

Selain itu, Polresta Manado mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan ataupun penyimpangan dalam distribusi BBM.

Partisipasi masyarakat dinilai penting untuk membantu aparat kepolisian mengungkap berbagai potensi pelanggaran yang dapat merugikan masyarakat dan mengganggu kelancaran distribusi BBM.

Baca juga: AJB Tanah HPT Disorot! Mantan Camat Ratatotok Terseret Kasus Korupsi Tambang PT HWR

Polresta Manado memastikan proses penyidikan tetap berjalan hingga seluruh rangkaian penanganan perkara dapat dituntaskan sesuai prosedur dan ketentuan perundang-undangan.

Dengan komitmen tersebut, Polresta Manado menunjukkan keseriusannya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mengawal distribusi BBM agar berlangsung sesuai aturan.

Editor : Romeo

Investigasi
Berita Populer
Berita Terbaru