Beritainvestigasinews.id, Tabanan - Kepolisian Resor (Polres) Tabanan telah melangsungkan nonton bareng (Nobar) live streaming Metro TV dengan Tema Bali Bersinergi Jaga Pemilu Damai yang dihadiri oleh Kapolda Bali, Pangdam IX Udaya dan Plt. Gubernur Bali di Ruang Vicon Sarja Arya Racana, Sabtu (23/12/2023) pukul 10.00 Wita.
Hadir dalam nobar tersebut antara lain, Waka Polres Tabanan, Kompol I Gede Made Surya Atmaja P, S.Sos., M.H, dan PJU Polres Tabanan.
Adapun beberapa penyampaian dari narasumber antara lain, Kapolda Bali, menyampaikan bahwa "Kami telah melaksanakan mapping enyelanggara dan peserta pemilu maupun penggalangan dengan tomas, toga, topol serta mengantisipasi terjadinya MO yang dimungkinkan muncul, untuk Ops cipta kondisi menjelang pemilu serta melaksanakan Ops OMB dalam Pemilu ini, serta melaksanakan peningkatan kemampuan personil serta melakukan sispamkota, Tahapan pemilu paling rawan diantaranya adalah masa kampanye dan pencoblosan itu antisipasi kita dibutuhkan mitigasi kita melakukan updateing profiling terhadap peserta pemilu kita mewajibkan agar membuat STPP dengan menggandeng penyelenggara Pemilu dan jikalau nanti terjadi peningkatan eskalasi Pemilu kita telah melakukan mapping ke jajaran selain itu kami juga telah menyiapkan pengamanan rusuh massa, kontijensi dan menyiapkan beberapa pos-pos pengamanan di beberapa titik pintu masuk-keluar Bali," terangnya.
"Sedangkan terkait dengan Netralitas untuk di Polri sesuai dengan UU No 2 tahun 2002 sudah tercantum tentang Netralitas dalam Pasal 28 ayat 1 dan 2, Kapolri juga telah memberikan perintah untuk netral, sedangkan untuk masyarakat kami telah memberikan beberapa baliho di mediasosial serta memerankan Bhabinkamtibmas untuk tetap memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait netralitas Polri apabila masyarakat menemukannya, agar segera melaporkan ke pihak Kepolisian," sambung Kapolda Bali.
[caption id="attachment_29384" align="aligncenter" width="1280"]
Foto : PJU Beserta Personil Terkait Dengan Pengamanan Nataru Polres Tabanan (23/12/2023).
Sumber : Si Humas Polres Tabanan.[/caption]
Pangdam IX Udayana menyampaikan, Bali merupakan daerah istimewa apapun yang terjadi di Bali akan berdampak ke tingkat internasional tentunya kita tetap bersinergi dengan Polda dalam melaksanakan pengamanan dengan cara membackup setiap kegiatan masyarakat dalam hal ini khususnya dalam Pemilu yg kita hadapi ini dengan harapan pula masyarakat turut serta berpartisipasi menjaganya.
"Berkaitan dengan netralitas TNI dalam hal tersebut merupakan harga mati dan kami juga telah melakukan pengawasan secara ketat serta kami telah membekali buku saku dan tidak boleh mendukung salah satu Paslon baik secara langsung maupun di medsos apalagi menggukan fasilitas dinas. Dengan pihak Polda Bali, Pengawas dan pihak Penyelanggara Pemilu kami telah membuat deklarasi damai dan meminta untuk sama-sama memantau netralitas TNI," tegas Pangdam IX Udayana.
Sedangkan penyampaian dari Sekda Provinsi Bali yaitu, bahwa kami Pemerintah Daerah terus berusaha mencipkatan kedamaian ditengah masyarakat dengan harapan mengurangi beban dari TNI dan Polri dengan cara memberikan pelayanan yang terbaik sehingga tidak adanya komplain dari pihak masyarakat berkaitan dengan Pemilu ini kami sangat mempercayakan pengamanannya terhadap Kapolda Bali dan Pangdam Udayana dengan harapan seluruh rangkaian Pemilu dapat berjalan dengan aman dan kondusif.
"Berkaitan dengan netralitas ASN di Bali ini kami telah membuat MOU maupun melakukan pengawasan untuk netral sehingga dengan adanya hal tersebut semua ASN netral jikalau nantinya ada pelanggaran kita akan berkoordinasi dengan Gakkumdu untuk menanganinya," tutup Dewa Indra.
(JULIESPASH)
Editor : Juli Kaperwil Bali