Beritainvestigasinews.id, KOTA DENPASAR, BALI, - PBT (Pemuda Bunga Timur) Bali menggelar rapat perdana pada pertemuan pertama untuk membahas terkaitnya kerapian susunan organisasi yang diatur dalam kerangka anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART).
Kerapian tersebut yang nantinya akan dibuat aturan-aturan yang akan mengatur dan mengikat, sehingga jika ada anggota yang tidak mematuhi aturan dan membuat masalah dikemudian hari, maka akan dikenakan sanksi yang tegas dan dikeluarkan dari keanggotan PBT serta otomatis dengan sendirinya status keanggotaannya pun berstatus nonaktif atau tak berfungsi lagi.
Baca Juga: Keluarga Besar Staf dan Redaksi Media Beritainvestigasinews.id Mengucapkan Selamat Tahun Baru 2025
Denpasar, Minggu (26/5/2024), PBT adalah sebuah organisasi yang berfokus pada kegiatan sosial kemanusian dan berfokus untuk merangkul dan menyatukan basodara dari timur NTT.
Dengan demikian, niat tulus dan ikhlas untuk menjalin hubungan kekeluargaan dan persatuan anak rantau asal NTT dengan mengadakan kegiatan kegiatan positif yang nantinya akan berdampak bagi para anak timur yang merantau, sehingga dapat merubah image buruk yang selama ini terfokus kepada orang timur perantau cuma bikin masalah padahal itu hanya ulah para oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab mengatasnamakan orang NTT.
Pertemuan yang digelar di area parkir lapangan belakang Akasaka berjalan lancar dan baik juga pertemuan yang diadakan tidak mengganggu warga sekitar area rapat. Pertemuan ini dihadiri oleh pengurus dan anggota PBT Bali serta lebih kurang berjumlah sekitar 50 orang.
Pada pertemuan tersebut, Leksi sebagai Ketua harian yang hadir dan membuka rapat perdana Pemuda Bunga Timur Bali menyampaikan bahwa kita harus saling merangkul dan tidak saling menniadakan namun jika organisasi kalau ingin berjalan dengan baik maka kita harus patuh pada atur yang berlaku yaitu semua harus berpatokan pada AD/ARD. Ketua harian membuka rapat dengan laporan tahunan yang mencakup pencapaian organisasi selama tahun sebelumnya serta tantangan yang dihadapi.
Beliau juga mengumumkan beberapa inisiatif baru yang akan diluncurkan dalam tahun mendatang, termasuk PBT akan membangun sinergitas dengan instansi terkait sehingga nantinya kedepan PBT menjadi organisasi yang memiliki nilai plus dan bisa menjadi role model bagi organisasi organisasi timur yang lain.
"Kami sangat bangga dengan apa yang telah kita capai selama setahun terakhir," ujar Leksi Mandeta atau yang sering disapa Lecohz ketua harian PBT.
"Dengan dukungan dan kolaborasi dari semua anggota, kami siap menghadapi tantangan di masa depan dan terus tumbuh serta memberikan dampak positif serta bersaing secara positif dan mengukir presetasi yang nantinya mampu membuktikan bahwa anak perantaun dari timur juga memiliki kualitas layaknya saudara saudara yang lain," ungkap Lecohz menambahkan.
Sesi rapat pertemuan selain KSB yang berbicara menyampaikan ide dan gagasan dari bidang hukum PBT juga terkait konsekuensi hukum yang akan dihadapi jika nantinya ada pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh para pengurus dan anggota.
Diskusi dalam rapat berjalan sangat hangat serta sangat kental dengan susana kekeluargaan. Semua anggota interaktif dan diberikan kesempatan untuk memberikan masukan dan saran untuk arah masa depan organisasi.
Selain itu, rapat tersebut juga menyoroti pentingnya persatuan dan suasana kekeluargaan dalam organisasi, juga anggota wajib berinovasi, keberlanjutan, atau kerja sama dalam mencapai tujuan jangka panjang organisasi. Beberapa anggota juga memberikan update tentang info penting untuk kemajuan organisasi dan laporan keuangan yang menunjukkan kinerja organisasi yang kuat.
Pertemuan ditutup dengan foto bersama dan penyerahan donasi untuk salah satu anggota organisasi Pemuda Bunga Timur yang istrinya beru melahirkan sebagai tanda kepedulian dan kebersamaan.
Pemuda Bunga Timur Bali berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan para anggotanya dan para pemangku kepentingan untuk mencapai visi dan misinya. Pertemuan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat komitmen tersebut dan merencanakan langkah-langkah strategis ke depan.
(JULIESPASH)
Editor : Juli Kaperwil Bali
