Beritainvestigasinews.id, KEROBOKAN, BALI, – Sebagai salah satu wujud pembinaan bagi narapidana yang terjerat kasus narkotika, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA/Lapas Kerobokan tengah melaksanakan kegiatan Rehabilitasi Sosial Tahun Anggaran 2024 di Klinik Pratama Lapas Kerobokan, Selasa (28/5/2024).
Kegiatan rehabilitasi ini bertujuan untuk merubah perilaku narapidana dari yang tadinya adiktif menjadi adaptif, dengan kebiasaan baru yang positif, dan pulih dari ketergantungan narkoba.
Baca Juga: Keluarga Besar Staf dan Redaksi Media Beritainvestigasinews.id Mengucapkan Selamat Tahun Baru 2025
Kepala Lapas Kelas IIA/Kalapas Kerobokan, RM. Kristyo Nugroho didampingi oleh Kasi Binadik dan Dokter Lapas hadir memberikan penguatan kepada para residen yang sedang mengikuti Program Rehabilitasi Sosial, bertempat di Klinik Pratama Lapas Kerobokan.
Kalapas memberikan apresiasi kepada seluruh peserta rehabilitasi yang telah mengikuti kegiatan dengan antusias. Program ini dapat dijadikan kesempatan untuk merubah diri menjadi pribadi lebih baik. Tekad untuk menjadi lebih baik harus berasal dari dalam diri sendiri bukan karena dorongan orang lain.
[caption id="attachment_46797" align="aligncenter" width="720"]
||FOTO: Motivatif dari Kalapas Kerobokan RM. Kristyo Nugroho, kepada peserta rehabilitasi agar warga binaan menjadi lebih baik dan pulih dari adiktif.[/caption]
“Ikuti seluruh kegiatan rehabilitasi ini dengan sungguh-sungguh, dilandasi niat suci dan keikhlasan untuk merubah diri menjadi pribadi lebih baik. Dengan harapan nantinya setelah selesai menjalani masa pidana, kalian dapat menjalankan fungsi sosial di lingkungan masyarakat dengan baik”, ujar Kalapas.
Lapas Kerobokan berkomitmen akan terus bersinergi dengan aparat penegak hukum dalam upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Indonesia. Program Rehabilitasi Sosial merupakan langkah nyata untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan terbebas dari bahaya Narkoba.
Perlu diketahui bahwa bagi para warga binaan maupun masyarakat luas di luar sana, yang mana bagi yang sudah terkena dengan narkoba, itu sulit sekali bisa sembuh, cuma bisa pulih.
Bagi yang sudah terlanjur terjerumus, mulai sekarang stop, berhenti, jangan lagi menjadi korban dengan penyalahgunaan narkoba, bukan hanya si pe.akai saja yang menjadi korban, akan tetapi keluarga, lingkungan, dan pada umumnya juga ikut jadi korban, terutama generasi penerus bangsa dan negara. Di dalam rehabilitasi sosial ini banyak hal yang bisa diserap untuk memperbaiki diri lebih baik lagi.
(JULIESPASH)
Editor : Juli Kaperwil Bali