Optimalkan Rehabilitasi Sosial, Lapas Kerobokan Berikan Penyuluhan Kesehatan Mental

avatar Berita Investigasi

[caption id="attachment_64686" align="aligncenter" width="1080"] Foto: Penyuluhan Sosial Kesehatan Mental bagi warga binaan. Sumber: Lapas Kerobokan.[/caption]

Beritainvestigasinews.id, Kerobokan, Bali, - Dalam upaya mengoptimalkan pelaksanaan program Rehabilitasi Sosial, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA/Lapas Kerobokan, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali menggelar Penyuluhan Kesehatan Mental bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Prof. dr. I Goesti Ngoerah Gde Ngoerah, di Klinik Pratama Lapas Kerobokan, Bali, pada Jumat (11/10/2024).

Baca Juga: Keluarga Besar Staf dan Redaksi Media Beritainvestigasinews.id Mengucapkan Selamat Tahun Baru 2025

Kegiatan ini mengambil tema “Kembali Bekerja Tanpa Rokok dan Narkoba dengan Biopsikososiospiritual”, dengan narasumber Dr. Luh Nyoman Alit Aryani, dr., Sp.K.J., Subsp.Ad.(K). Melalui program ini, warga binaan tidak hanya diberikan konseling psikologis, tetapi juga dibimbing untuk mengembangkan spiritualitas dan keterampilan hidup yang dibutuhkan untuk kembali berintegrasi ke masyarakat.

[caption id="attachment_64687" align="aligncenter" width="1068"] Foto: Keseriusan dan antusias warga binaan, stop rokok dan narkoba (X).[/caption]

Kepala Lapas Kelas IIA/Kalapas Kerobokan, RM. Kristyo Nugroho menjelaskan bahwa kegiatan rehabilitasi sosial tidak hanya berhenti pada aspek fisik, tetapi juga harus melibatkan aspek mental, sosial, dan spiritual. Dengan pendekatan Biopsikososial, kami berharap warga binaan dapat menemukan akar permasalahan adiksi mereka dan membangun kehidupan yang lebih baik di masa depan.

Baca Juga: Direktur Utama PT Umar Sukses Jaya Beserta Staf Jajaran Redaksi Media Beritainvestigasinews.id Mengucapkan Selamat Hari Natal 2024 dan Tahun Baru 2025

“Melalui kegiatan ini diharapkan mampu merubah perilaku warga binaan yang tadinya Adiktif (ketergantungan dengan zat kimia atau obat-obatan terlarang) menjadi berperilaku Adaptif (mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan), yaitu kebiasaan baru yang positif”, ujar Kalapas.

Secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Bali, Pramella Yunidar Pasaribu mengapresiasi komitmen Lapas Kerobokan dalam menyelenggarakan program Rehabilitasi Sosial bagi warga binaan.

Baca Juga: Segenap Staf Redaksi Media Beritainvestigasinews.id Mengucapkan Selamat dan Sukses Kepada AKP Sigit Ekan Sahudi, S.H. Atas Jabatan Baru Sebagai Kasat Lantas Pol

“Kami akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat untuk mewujudkan keberhasilan program Rehabilitasi. Dengan harapan mengembalikan warga binaan menjadi anggota masyarakat yang produktif dan bertanggung jawab setelah menjalani masa pidana," pungkas Pramella.

(Juli)

Berita Terbaru