[caption id="attachment_64876" align="aligncenter" width="1080"]
Foto: Papan lelang terpasang di tanah sitaan KPK yang akan dilelang oleh KPKNL. Sumber: Rupbasan Denpasar.[/caption]
Beritainvestigasinews.id, Kota Denpasar, Bali, - Jaksa dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama pegawai Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas I Denpasar melaksanakan pemasangan papan lelang pada tanah sitaan yang telah memperoleh putusan pengadilan untuk segera dilelang. Proses lelang akan dilaksanakan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Denpasar, dengan informasi lengkap yang dapat diakses oleh masyarakat melalui situs resmi lelang di lelang.go.id.
Baca Juga: Keluarga Besar Staf dan Redaksi Media Beritainvestigasinews.id Mengucapkan Selamat Tahun Baru 2025
Kegiatan pemasangan papan lelang ini menjadi bagian dari prosedur untuk memberi informasi yang transparan kepada masyarakat mengenai status tanah tersebut. Tanah sitaan yang akan dilelang ini berasal dari sejumlah kasus yang telah memperoleh keputusan hukum tetap dan siap untuk dilepas kepada publik.
[caption id="attachment_64877" align="aligncenter" width="1080"]
Foto: Letak tanah sitaan yang akan dilelang.[/caption]
"Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa lelang tanah sitaan dilakukan secara transparan dan akuntabel, serta memudahkan masyarakat yang berminat untuk memperoleh aset tersebut," ujar Kepala Rupbasan Denpasar, Ni Nyoman Budi Utami, pada Jumat (11/10/2024) kemarin.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Pramella Yunidar Pasaribu, juga memberikan dukungannya terhadap proses ini.
"Kami mendukung langkah-langkah yang dilakukan secara terbuka, agar aset-aset sitaan negara dapat dimanfaatkan secara maksimal. Keterbukaan informasi ini penting untuk menjaga kepercayaan publik," ujarnya.
Bagi masyarakat yang tertarik, dapat mengikuti perkembangan dan ketentuan lelang dengan mengunjungi situs lelang resmi pemerintah di lelang.go.id, yang menyediakan informasi lengkap seputar jadwal, persyaratan, dan prosedur lelang.
(Juli)
Editor : Juli Kaperwil Bali